KAB. CIREBON, (FC).- Pusat Jajanan dan Kuliner (PJK) Sumber resmi dilakukan soft opening pada hari ini (Senin, 13/2). Mengingat, pusat jajanan kuliner yang berada tepat di samping taman parkir Sumber sudah lama dibiarkan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman melalui Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi, Surakhman menyatakan, memang awalnya akan dilakukan peresmian pas di hari jadi Kabupaten Cirebon pada bulan April yang akan datang.
Namun, karena masih terlalu lama, maka pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Disperdagin mengambil sikap untuk dilakukan soft opening hari ini.
“Sudah terlalu lama. Awalnya rencana persemian di hari jadi Kabupaten Cirebon. Pak Kadis mengambil sikap, hari ini dilakukan soft opening untuk menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Sumber di tempat itu (PJK),” kata Surakhman.
Selama setahun, retribusi harian dan lainnya di PJK Sumber ini sementara digratiskan, hal tersebut berdasarkan keinginan Bupati Cirebon agar tidak membebani para pedagang. Menurutnya, ia berikan kesempatan bagi para pedagang untuk berkembang, jika dinilai sukses ia baru akan mendiskusikan besaran tarifnya.
“Tahun ini free, tidak dipungut biaya apapun, termasuk izin tahunan maupun retribusi hariannya,” katanya.
Puluhan kios PJK Sumber tahap pertama ini diisi oleh pedagang yang keseharian berjualan di sekitar lampu merah POS Sumber hingga pasar Sumber. Ke depan pihaknya tengah mengajukan pembangunan kembali untuk sisa tanah yang masih kosong.
“Bagi yang belum, mudah-mudahan di tahun ini kita sedang berusaha untuk dibangun tahap berikutnya, sehingga dapat menampung pedagang yang lainnya. Untuk saat ini diperuntukan bagi pedagang yang siap saji dulu. Dan memang yang dibangun saat ini adalah konsepnya untuk yang siap saji, yang tahap dua baru yang lainnya dengan bangunan yang representatif,” katanya.
Salah seorang pedagang, Andrianto (42) mengaku sangat bersyukur diberikan tempat oleh pemerintah di PJK Sumber ini. Ia mengaku, dengan adanya tempat ini sudah tidak kucing-kucingan lagi dengan Satpol PP.
“Syukuran dong dikasih tempat. Karena kalau masih berjualan di depan Kelurahan Sumber selalu was-was takut terkena razia Satpol PP. Menempati PJK Sumber ini juga gratis, bahkan hingga setahun ke depan,” kata pria penjual pisang cavendis. (Ghofar)

















































































































Discussion about this post