PLUMBON, (FC).- Untuk menyelaraskan sesuai visi misi Kuwu selama enam tahun kedepan. Kuwu Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Adam mengumpulkan seluruh komponen unsur desa di Aula Desa Cempaka, Sabtu (25/1).
Dihadapan Ketua BPD, LPM, RT, RW, dan Pendamping Desa, Kuwu Desa Cempaka, Adam mengungkapkan, pihaknya sengaja mengumpulkan seluruh komponen unsur yang ada di desa ini ialah karena dalam waktu dekat ini pihaknya ingin menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk pembangunan selama masa kepemimpinannya nanti.
“Tim penyusun RPJMDes sudah dibentuk. Dan sekarang mengumpulkan seluruh komponen unsur desa ini adalah, karena saya ingin seluruh pembangunan di Desa Cempaka ini benar-benar atas usulan langsung masyarakat, agar pembangunan yang tertuang dalam RPJMDes nanti sesuai dengan harapan masyarakat semuanya,” kata Adam kepada Fajar Cirebon.
Tentunya, lanjut Adam, RPJMDes ini memuat sesuai visi misi dirinya selama enam tahun kedepan memimpin Desa Cempaka dan tentunya planning apa saja yang akan dikerjakan. “Diantaranya, dalam RPJMDes terdapat arah kebijakan pembangunan desa, rencana kegiatan yang meliputi penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan kegiatan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
“Kami mempunyai visi misi itu untuk masyarakat, tentunya pembangunan pun bisa dimanfaatkan untuk masyarakat semua. Yang prioritas yakni pertanian, rutilahu, kemudian menggerakkan kepemudaan serta pembangunan SDM dengan membangkitkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Diakuinya, membangkitkan ekonomi kerakyatan ini ialah pihaknya bertujuan agar desa yang sedang ia pimpin ini dapat maju terutama mendapatkan atau menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) karena tahun-tahun lalu 0 (nol). “Pembangkitan ekonomi kerakyatan ini ialah kami sedang membangun kios-kios disamping lapang bola. Diharapkan dengan ini ada PAD yang masuk untuk desa,” harapnya.
Meskipun, kata Adam, pembangunan yang bersumber dari anggaran tahun lalu (2019, red) yang masih menyisakan pekerjaan pembangunan, namun pihaknya mengharapkan pembangunan tersebut segera tuntas demi masyarakat desa Cempaka. “Diharapkan pembangunan dengan pembiayaan dari anggaran tahun 2019 ini bisa tuntas semuanya, kemudian dengan kepemimpinan yang baru bisa melaksanakan dengan baik, transparan dan bekerjasama dengan lembaga masyarakat,” ungkapnya. Selain itu, pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan ialah adanya penanganan masalah sampah di Desa Cempaka. Namun pihaknya meskipun masih belum genap satu bulan sudah berlari yakni pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.
“Bahkan kami sudah selangkah lagi akan melakukan MoU dangan DLH, karena satu syarat pelaksanaan MoU tersebut ialah kami harus memiliki TPS terlebih dulu di tingkat Desa. Tapi kami targetkan tahun 2020 ini kita akan bangun TPS, demi terselesaikannya masalah sampah ini,” tandasnya. (Ghofar)













































































































Discussion about this post