Sementara itu Camat Arjawinangun, Sutismo mengatakan banjir yang sering menimpa tempat kerjanya dan pos jaga damkar tersebut ialah yang pertama memang posisi kantor Kecamatan tempat ia berkerja terlalu rendah, yang kedua mungkin solusinya apakah harus di benteng ataupun ditinggikan bangunannya. “Selain itu juga penyebabnya dikarenakan sungai yang ada di depan Kantor Kecamatan itu gorong-gorongnya terlalu sempit atau kecil sehingga air kiriman dari hulu tidak langsung terurai dangan cepat. Ya diharapkan gorong-gorong itu diperbesar,” katanya. (Ghofar/FC)
Page 3 of 3
















































































































Discussion about this post