Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah pengangguran di Kabupaten Cirebon memang masih tinggi. Namun, angka tersebut menurun dibandingkan periode 2021 yang mencapai 11,3 persen.
Novi menyebutkan, penurunan angka tersebut karena pandemi Covid-19 dan mulai beroperasinya perusahaan yang bisa menyerap tenaga kerja lokal lebih besar.
“Kalau investasi di Kabupaten Cirebon terus tumbuh, maka angka pengangguran akan terus turun dan pertumbuhan ekonomi akan melesat naik,” kata Novi.
Dalam upaya menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Cirebon masih mengharapkan kepada investor untuk membangun industri padat karya. Industri padat karya sangat dibutuhkan di Kabupaten Cirebon karena banyak menyerap tenaga kerja, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. (Ghofar)















































































































Discussion about this post