KAB. CIREBON, (FC).- Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung Partai NasDem, Ilham Habibie intens bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh di Jawa Barat (Jabar), termasuk melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai, salah satunya dengan PKS.
Anak pertama mantan Presiden Indonesia ke-3 B.J. Habibie ini juga memiliki visi misi untuk membawa Jawa Barat menjadi ujung tombak dari Indonesia Emas. Seperti apa? Ilham Habibi melihat Cirebon dan Jawa Barat.
Direktur Harian Umum Fajar Cirebon Dea Angkasa Putri Subardi berksempatan melakukan wawancara ekslusif dengan Kang Ilham Habibie pada, Kamis (25/7) dan ditayangkan melalui Youtube Fajar Cirebon TV.
Berikut sejumlah pertanyaan yang disampaikan Mba Dea terhadap Kang Ilham Habibie:
Mba Dea: Kang Ilham Habibie sekarang kan sedang digadang-gadang menjadi salah satu Calon Gubernur Jawa Barat yang cukup kuat. Seperti apa sih? visi misi nya, dan rencana-rencana apa,serta inovasi-inovasi apa yang mungkin akan dilakukan untuk Provinsi Jawa Barat, untuk masyarakat Jawa Barat, khususnya Ciayumajakuning (Kab/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kabuapten Kuningan)
Kang Ilham: Saya ingin Jawa Barat menjadi ujung tombak dari Indonesia Emas atau juga motor Indonesia Emas. Kalau kita analisa, Indonesia Emas apa sih sebetulnya? Disitu adalah Indonesia sebagai negara maju. Maju, sejahtera dan sehat. Pokoknya seperti negara yang lebih maju, termasuk sekelas Negara Jepang, Amerika, Jerman, Korea.
Nah, kalau kita lihat, apa yang membuat negara-negara mereka maju, yaitu kalau seperti Jepang, Korea, Tongkok, apa yang membuat mereka maju. Itu adalah industrinya. Industri mereka kuat sekali dengan produk dan juga jasanya.
Tentu mereka juga punya sektor-sektor lain, tapi yang membuat mereka benar-benar maju itu adalah industrinya.Jadi banyak sekali hal yang kita bisa dapatkan di Jawa Barat. Nah jadi fokus saya kalau kita ingat itu, saya mau confirm, dan kenapa juga bukan saja karena kita mau menjadi negara maju tapi sebetulnya dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
SDM yang unggul itu memang lapangan pekerjaannya, dan ini poin saya. Program pertama: Saya mau banyak sekali mendorong industri untuk menciptakan lapangan pekerjaan dalam jumlah yang memadai,dan itu tentu kalau kita sudah lakukan itu, industri bukan saja pabrik tapi juga pendidikannya juga, pariwisata, semuanya harus ke arah industri.
Jadi apa itu industri, orang bekerja dengan ilmu, dia menggunakan data, memanage secara profesional, nah itu industri.Jadi itu program pertama saya itu adalah menciptakan banyak lapangan pekerjaan tapi tema besarnya adalah kita harus menopang industri.
Nah program yang kedua itu adalah perlu adanya pendidikan terkait, itu bisa akademis di tingkat universitas atau juga vokasional di SMK, Politeknik dan sebagainya.
Dan Yang ketiga, kita tidak boleh lupa dengan UMKM. UMKM itu industri terus berjalan, mereka tertinggal.
Mereka justru harus diikutsertakan, diintegrasikan menjadi bagian daripada ekosistem industri. Nah itu saya kira dari 3 poin saya yang paling penting. Jawa Barat harus menjadi ujung tombak, atau motor, atau jembatan Indonesia Emas.
Mba Dea: Jawa Barat memiliki kultur yang berbeda dibandingkan negara maju, pasti ada gap yang untuk implementasikan program-program yang sudah dirancang, itu pasti akan bertemu dengan tantangan terkait dengan kesenjangan tadi yang saya sampaikan.Kira-kira ada strategi apa nih kang Ilham?.
Kang Ilham: Begitu saya pulang ke Indonesia tahun 1996 sudah hampir 30 tahun yang lalu. Kenyataannya adalah tahun 96 itu saya pulang ke Indonesia saya pulang ke Bandung. Saya kerja di Bandung cukup lama. Di PT. DI, dulu namanya IPTN. Saya kerja di ITB, anak saya ada yang lahir di Bandung. Jadi memang saya lama di Jabar, lama sekali, belasan tahun. Jadi kalau soal kesenjangan dari segi budaya saya kira itu tidak ada, karena saya lama disitu. Jadi saya kenal dengan Jawa Barat.
Dan oleh karena itu saya cukup yakin dengan team effort yang cukup baik. Ada juga tim saya di pemerintahan provinsi, yang juga banyak kerjasama dengan semua sektor masyarakat. Ada sektor ekonomi, industri, akademi, organisasi masyarakat, dan sekali lagi saya sudah puluhan tahun tinggal di Indonesia. Jadi saya kira itu tidak ada masalah secara fundamental.
Mba Dea: Masih berbicara tentang masalah kesenjangan nih Kang Ilham. Masyarakat di wilayah Cirebon masih menghadapi dengan perhatian dari Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan di wilayah Pantura khususnya. Kira-kira apa yang akan dilakukan bila Kang Ilham besok terpilih menjadi seorang Gubernur Jawa Barat?.
Kang Ilham: ya itu tadi akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan di daerah-daerah di Jawa Barat, tapi tema besarnya adalah kita harus menopang industri. (Andriyana)
















































































































Discussion about this post