Sampai saat ini, walaupun terjadi peningkatan di Kota Cirebon, namun lebih dikarenakan pendatang, sehingga kebanyakan pendatang dari luar Kota Cirebon yang saat ini berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien dalam Pemantauan (PDP).
“Kita juga tentunya tidak mau ambil resiko, mencegah itu kan lebih baik daripada mengobati,” kata Azis.
Sebagai bentuk pencegahan lainnya, mulai hari ini dilakukan penyemprotan semua ruas jalan di Kota Cirebon menggunakan cairan disinfektan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, berolahraga dan makan makanan yang bergizi.
Dengan tubuh yang sehat, virus apa pun tidak akan bisa masuk ke dalam tubuh.
Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan, menjelaskan jika satpol pp berkoordinasi dengan TNI dan Polri akan melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Cirebon.
Jika di dapati ada yang berkerumun apalagi tidak memakai alat pelindung diri, seperti masker, maka akan segera dibubarkan.
“Wali Kota juga telah berpesan agar tindakan tegas bisa dilakukan agar penyebaran virus Covid-19 di Kota Cirebon tidak meluas,” kata Andi.
Karena itu, Andi juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi semua standar operasional yang ditetapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Mulai dari tetap berada di rumah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan hingga melakukan social distancing di tempat-tempat umum jika terpaksa keluar rumah. (Muslimin)
















































































































Discussion about this post