Apalagi, sambung dia, puluhan WNI tersebut belum dinyatakan tertular, sehingga para pengguna jasa BIJB tidak perlu terganggu atau hawatir oleh beragam isu negatif saat ini.
“Saya himbau agar masyarakat tetap tenang, karena bagaimanapun pemerintah saat ini sudah memperhitungkan secara matang agar tidak merugikan masyarakat lain. Apalagi, kedatangannya sekitar malam nanti pukul 00.15 WIB, atau Senin, tanggal, 02 Maret 2020,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT. BIJB Kertajati, Salahudin Rafi membenarkan prihal pendaratan 69 WNI di BIJB. Menurut dia, yang akan menjemput puluhan WNI itu menggunakan Pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 dari Kapal Diamond Princess.
“Saat ini pesawat telah mendarat di Bandara Haneda, Jepang Sabtu, tanggal 29 Gwbruari kemarin. Pesawat itu akan mengevakuasi 69 WNI dari kapal Diamond Princess terkait penyebaran virus corona. Mereka akan mendarat di BIJB Kertajati pada Minggu malam (01/03),” ungkapnya.
Dia menambahkan, seluruh proses penerbangan WNI dari Yokohama, Jepang ke BIJB Kertajati itu di bawah pengendalian dan koordinasi Kementerian Kesehatan.
“Seluruh kegiatannya langsung di bawah Kementerian Kesehatan, dan BIJB telah menyiapkan fasilitas terkait penerbangan ini,” pungkasnya. (Ibin).

















































































































Discussion about this post