KOTA CIREBON, (FC).- Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak selama pandemi Covid-19 di Kota Cirebon.
Adanya program vaksinasi Covid-19 tentu saja sangat disambut antusias para pelaku usaha pariwisata di kota ini.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki optimis adanya program vaksinasi bisa mendongkrak kunjungan wisatawan.
Para tamu yang menginap juga akan merasa lebih aman karena karyawan hotelnya sudah divaksin.
“Ini merupakan suatu hal yang positif untuk kita, karena bisa menjadi daya tarik tamu-tamu. Wisatawan juga datang ke Kota Cirebon merasa aman, terutama untuk menginap di hotel,” kata pria yang akrab disapa Kiki, disela kegiatan vaksinasi yang diikuti ratusan pelaku pariwisata, Jumat (19/3).
Menurutnya, jumlah karyawan hotel prioritas vaksin ada sekitar 1000 orang. Hanya saja kuota vaksin yang diberikan oleh Dinkes hanya 600 orang yang pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi.
Sesi pertama untuk vaksin dosis pertama dilakukan sebanyak 300 orang, dan 300 orang lagi rencananya dilaksanakan pekan depan.
Mereka yang prioritas divaksin ini adalah yang paling berinteraksi langsung dengan tamu, seperti Front Office (FO), Housekeeping, dan Food and Beverage (F&B).
Pengelola hotel mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini, seperti yang disampaikan oleh General Manager Bentani Hotel & Residence Cirebon, Erick Siahaya.
Pada program vaksinasi ini, pihaknya memprioritaskan karyawan yang paling dekat berinteraksi langsung dengan tamu (Guest Contact), terutama kontak langsung dengan tamu, Food & Beverage (F&B) di restoran.
“Karena kan di restoran itu, walaupun kita menggunakan face shield, tetapi ketika tamu makan, tamu membuka masker. Nah itu kan resikonya agak tinggi,” kata Erick
Masing-masing hotel diberikan kuota vaksin secara proporsional sesuai prosentase jumlah karyawan. Bentani sendiri baru 20 karyawan yang divaksin.
Dirinya sangat positif menyambut acara vaksin yang merupakan kepedulian dari PHRI kepada para anggotanya.
Dengan divaksin bisa melindungi tamu-tamu juga melindungi karyawan itu sendiri, serta melengkapi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Covid-19.
“Harapan kita tentunya kepercayaan tamu-tamu semakin meningkat. Jadi tidak ada kekhawatiran lagi. Jika tamu ingin menginap di hotel, tamu semakin aman karena karyawan-karyawan hotelnya sudah divaksin. Nah itu menjadi kekuatan kita bagi hotel,” tandas Erick
Selain menjaga lingkungan selalu steril dan menerapkan protokol kesehatan, karyawannya pun sudah divaksin. Hal itu merupakan jaminan kepada tamu-tamu, bahwa tamu bisa menginap di hotel dengan keadaan aman. (Andriyana)












































































































Discussion about this post