Nissan Motor Co berencana menghadirkan sistem pengemudi otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) pada 90 persen model masa depannya.
Langkah ini dilakukan untuk mendorong kembali penjualan yang tengah melesu.
Mengutip dari Japan Today pada Selasa (14/4), teknologi berkendeara generasi baru tersebut akan diperkenalkan pada akhir tahun fiskal 2027 di minivan besar barunya,
Elgrand, yang diperkirakan meluncur pada musim panas ini.
Dengan merestrukturisasi strategi pasar globalnya, Nisan menargetkan penjualan 550.000 unit di Jepang dan masing-masing 1 juta kendaraan di Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun fiskal 2030.
Untuk tahun fiskal 2025, proyeksi penjualannya adalah 420.000 unit di Jepang, 653.000 unit di China, dan 1,3 juta kendaraan di Amerika Utara.
Produsen mobil Jepang yang sedang kesulitan itu mengatakan akan mengurangi jumlah modelnya menjadi 45 dari 56 model saat ini.
Nissan juga mengungkapkan rencana untuk meluncurkan beberapa model baru, termasuk versi hibrida dari kendaraan sport utility X-Trail dan versi listrik dari SUV Juke.
Perusahaan tersebut mendorong langkah-langkah restrukturisasi yang mencakup penutupan tujuh pabrik di Jepang dan luar negeri, termasuk pabrik Oppama di Yokosuka,
Prefektur Kanagawa. Rencana tersebut juga menyerukan pengurangan jumlah karyawan sebanyak 20.000 orang.***












































































































Discussion about this post