KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sangat responsif dalam menghadapi penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19.
Selain merencanakan anggaran sebesar 12 miliar untuk penanganan wabah tersebut di Kabupaten Kuningan, Pemda juga berencana menggunakan bangunan bekas Rumah Sakit Citra Ibu yang sudah 9 tahun lamanya tidak beroperasional.
Rumah sakit yang terletak disamping kantor DPC PDIP Kuningan, sejak kemarin mulai dilakukan penataan, mulai dari lahan parkir, hingga ruangan-ruangan yang ada di dalam bangunan tiga tingkat tersebut. Rencananya area itu akan menjadi area khusus penangan kasus pasien yang diduga terkena Virus Corona.
Bupati Kuningan, H Acep Purnama, kepada wartawan menyampaikan bahwa rencana penggunaan bekas RS Bersalin Citra Ibu ini, sebagai Rumah Sakit Khusus Penanganan Pasien Corona.
Langkah ini sebagai bentuk anitisipasi, meski saat ini semua rumah sakit di Kuningan sudah mendukung kesiapsiagaan dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Kuningan.
“Ini hanya bentuk antisipasi, karena bangunan eks RS Citra Ibu ini tempatnya sudah cocok untuk prasarana perawatan pasien. Kita akan kebut persiapannya paling cepat 10 hari kedepan sudah siap digunakan,” kata Acep sambil menyebutkan ada 28 ruang perawatan di bangunan tersebut.
Selain itu, Acep juga mengimbau semua masyarakat terlibat, terutama di desa. Pihaknya meminta kepada para petani yang memiliki alat semprot agar bisa dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona.
Terpisah, Plt Direktur RSUD 45, dr Dekki Saifullah, ketika dihubungi wartawan menyebutkan persiapan bekas RS Citra Ibu tersebut sebagai langkah antisipasi jika ada peningkatan kasus Covid-19 di Kuningan.
“Jika melihat kasus di Negara Italia, saat ini di Indonesia persis kondisinya seperti awal-awal kasus Corona terjadi di Italia beberapa bulan lalu. Trendnya kan sekarang terus meningkat, seperti di Italia, kasusnya Corona ini meningkatnya kelipatan pangkat dua, dari dua, empat, delapan dan seterusnya,” jelas Dekki
Mengingat itu, lanjut Dekki, Bupati menginisiasi untuk memperluas ruang isolasi sebagai bentuk antisipasi. Apalagi, saat ini warga Kuningan dari perantauan, menurut informasi, sudah mulai pulang kampung ke Kuningan.
Kaitan dengan ketersediaan APD di Kuningan yang disebar di media sosial sedang menipis dan membutuhkan donasi berupa alat bukanlah uang. Dekki menyebutkan di RSUD 45 sudah ada bantuan APD yang cukup, karena adanya dropping dari provinsi.
Sementara itu, terpantau hingga sore tadi, persiapan penggunaan eks RS Citra Ibu untuk penanganan kasus Corona terus dikebut pemerintah. Nampak, petugas Damkar Satpol PP Kuningan bekerja ekstra membersihkan halaman depan rumah sakit. (Ali)










































































































Discussion about this post