Kemudian longsor yang terjadi di Dusun Balandongan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Ciawru berupa tebing sepanjang 10 meter lebar 2 meter tinggi 3 meter, menimpa halaman rumah milik warga. Lalu di Dusun Ciwaringin, RT/05 RW/03, Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, tebing longsor sebanyak 3 titik dengan berbagai luasan menutup akses jalan Dusun Ciawaringin.
Lalu di Dusun Girang, Desa Lebakherang, Kecamatan Ciwaru, TPT sungai Cigirang panjang 12 meter lebar 40 meter tinggi 1,5 meter longsor, kemudian masih di desa yang sama tepatnya di Jalan Raya Desa Citikur Lebakherang Kecamatan Ciwaru, terjadi tebing sungai panjang 25 meter, lebar 7 meter, tinggi 25 meter longsor, lalu TPT jalan panjang 17 meter, lebar 1,5 meter tinggi 50 cm, sehingga badan jalan retak – retak.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin menyampaikan bahwa intensitas curah hujan di Kabupaten Kuningan makin meningkat meminta agar masyarakat tetap waspada dan berhati – hati. Apabila terjadi bencana segera melapor ke aparat terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti oleh tim dari BPBD Kuningan.
Sedangkan penanganan bencana longsor yang cukup banyak tersebut, Agus mengaku tim BPBD sudah dan sedang melakukan assemen di lapangan. Bahkan sebagian lokasi sudah ditangani oleh pemerintahan desa bersama masyarakat dan aparat setempat.
“Alhamdulilah, respon masayarakat sangat cepat, sehingga penanganan longsor seperti matrial – matrial yang menutup akses jalan dalam teratasi, untuk yang berat akan segera dibuatkan kajian untuk diteruskan ke SKPD terkait,” jelas Agus. (Ali)
















































































































Discussion about this post