MAJALENGKA,(FC).- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan, adik kandung TKI yang memiliki gejala Covid-19 dinyatakan negatif Corona. Hasil itu didapat setelah dilakukan rapid test pertama pada Sabtu (4/4).
“Barusan keluar hasilnya, ternyata adik TKI pelaut itu negatif, karena tidak ada gejala,” ujar Alimudin dalam siaran pers, Sabtu (4/4).
Yang bersangkutan dilakukan tes setelah sang kakak yang merupakan TKI dan berprofesi pelaut di Uni Emirat Arab, dinyatakan positif pada dua kali tes. Ia sendiri baru pulang dari tempat bekerja beberapa hari lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Alimudin menjelaskan, yang bersangkutan akan kembali diperiksa 10 hari mendatang. Hal ini untuk memastikan ada tidaknya virus yang bersarang di tubuh sang adik. “Bahkan saran dokter hari ini juga yang bersangkutan diperbolehkan untuk pulang,” ucapnya.
Terkait kakaknya yang dinyatakan positif menurut hasil rapid test dua kali itu, saat ini menunggu pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta.
“Perlu diketahui, hasil rapid test tingkat akurasinya hanya 70 persen. Kepastiannya akan didapat setelah dilakukan PCR. Jadi ini perlu dipahami bersama,” jelas Alimudin.
Sebelumnya, adik pelaut mengalami gejala Covid-19, seperti demam, sesak napas, batuk dan lainnya, setelah bertemu dengan kakaknya yang menjadi TKI sebagai pelaut di Uni Emirat Arab. “Saat ini yang bersangkutan tengah dirawat di RSUD Cideres, Majalengka dan hasilnya negatif,” ujarnya.
Seperti diketahui, seorang TKI asal Majalengka yang bekerja sebagai pelaut di Uni Emirat Arab, itu pulang ke tanah air beberapa hari yang lalu dan sempat menginap semalam di Jakarta sebelum pergi ke Kabupaten Cirebon menemui anak dan istrinya.
Ketika tiba di Cirebon, yang bersangkutan mengeluhkan sakit sesuai gejala Covid-19. Melihat kondisi sakit, istri pelaut menyarankan agar pulang ke rumah orang tuanya di Majalengka. Saat pulang, diduga pelaut itu dirawat oleh adiknya.
Dibagian lain, mendengar kabar kepeluangan TKI itu, membuat warga sekitar melaporkan kepada kepala desa, RW, RT dan petugas puskesmas setempat. Warga melaporkan ada warga baru pulang dari luar negeri yang mudik ke kampung halamannya.
Mendengar berita itu, pelaut tersebut langsung dirujuk ke RSUD Cideres untuk diisolasi. Meski positif Covid-19, kondisi pasien sendiri, saat ini dalam keadaan baik dan tidak mengkhawatirkan. (Munadi)
















































































































Discussion about this post