KAB. CIREBON, (FC).- Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) merilis buku berjudul Krisis Komunikasi dalam Pandemi Covid-19, Sabtu (4/4).
Buku setebal 288 halaman ini berisi kajian tentang persoalan pandemi Covid-19 dalam perspektif Ilmu Komunikasi. Sebanyak 44 penulis terlibat dalam kolaborasi penerbitan buku yang dieditori Fajar Junaedi ini.
“Keterlibatan kami dalam penerbitan buku ini menjadi bentuk kontribusi keilmuan prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Fajar.
Buku ini terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian pertama, mengeksplorasi tentang perlunya aktualisasi komunikasi, baik secara teori, riset dan praktek, dalam menghadapi pandemi.
Bagian kedua mengangkat tentang persoalan komunikasi publik yang dilakukan pemerintah kala menghadapi Corona Covid-19. Kegagapan pemerintah pusat mengelola komunikasi publik justru menambah kepanikan masyarakat.
Bagian terakhir membahas tentang relasi media dan publik dalam informasi Corona Covid-19, baik media massa maupun media sosial yang ditulis berdasarkan riset dan konseptual.


















































































































Discussion about this post