MAJALENGKA, (FC).- Satgas pangan Polres Majalengka bersama Dinas Kesehatan serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Selasa (11/4) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersedian barang kebutuhan pokok selama Ramadan 1442 Hijriah.
Seperti pasar tradisional Talaga yang di sidak tim satgas pangan. Keberadaan beberapa kebutuhan pokok untuk selama bulan puasa hingga lebaran masih dalam batas aman, begitu pula terkait harga dinilai masih relatif stabil.
Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Sunarto mengatakan, untuk beberapa komoditas tertentu jelang Ramadan ada lonjakan harga, tetapi masih dalam batas aman.
“Secara umum untuk harga sembako lainnya cendrung aman dan stabil,” kata Sunarto kepada wartawan, Rabu (13/4).
Lonjakan harga untuk beberapa kebutuhan pokok di pasaran, kata Sunarto, disebabkan adanya peningkatan permintaan konsumen, seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat terhadap komoditas tertentu menjelang bulan Ramadan.
Biasa kalau permintaan tinggi stok terbatas bisa dipastikan harganyapun merangkak naik.
“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Majalengka jelang Ramadan diantaranya, cabe hijau dari harga Rp60.000 menjadi Rp70.000 perkilogram,” ucapnya.
Sunarto melanjutkan, untuk daging sapi segar dari harga semula Rp120.000 menjadi Rp150.000.
Sementara untuk harga daging ayam dari sebelumnya Rp40.000 menjadi Rp50.000 perkilogram.
“Dari sidak pekan pertama jelang Ramadan secara umum untuk harga masih cenderung stabil,” tandas Sunarto.
Terpisah, Sumarni ibu rumah tangga asal Majalengka yang ditemui di pasar tradisional Cigasong, menyebutkan harga kebutuhan pokok memasuki hari pertama puasa ada beberapa yang naik, namun ada juga yang tetap.
Kebanyakan harganya yang naik seperti daging sapi, daging ayam dan cabai, untuk kebutuhan yang lainnya masih stabil.
“Kemarin saya beli daging sapi harganya masih Rp120 ribu, eh pagi ini di hari pertama puasa harganya Rp145 ribu, naik 25 ribu,” ujar Sumarni. (Munadi)
















































































































Discussion about this post