KOTA CIREBON, (FC).- Keluhan main hole (lubang drainase trotoar) yang masih belum ditutup, ditanggapi oleh kontraktor. Hari Rabu (13/1) kontraktor sudah menutup keseluruhan main hole tersebut. Sehingga trotoar aman dilalui pejalan kaki maupun warga yang keluar masuk perkantoran.
Pelaksana lapangan proyek peningkatan trotoar Jalan Siliwangi dan Kartini Abdul Latif menyampaikan, ada beberapa alasan main hole terlambat untuk ditutup. Yang pertama tutup main hole harus pas. Artinya tidak ada celah dan rata dengan trotoar itu sendiri.
Kemudian tutup tersebut harus mudah dibuka dan ditutup, karena main hole sebagai lubang cek untuk membersihkan drainase. Selanjutnya, tutup main hole harus senada baik motif maupun bentuknya dengan trotoar. Jadi pengerjaannya harus teliti dan cermat, hal ini yang membuat agak memakan waktu.
Selain itu, adanya utilitas berbagai jaringan yang ada didalam drainase perlu perhatian khusus. Seperti jaringan Telkom, PGN dan lainnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi BUMN tersebut untuk bersama-sama mengecek utilitas, apakah ada yang terganggu atau tidak.
“Alhamdulillah, hari ini pengerjaan penutupan main hole sudah selesai. Bisa dicek, langsung mas,” jelas Latif kepada FC, Rabu (13/1).
Latif menuturkan, walaupun diberikan waktu sebulan oleh DPUPR untuk finishing, pihaknya berjanji pertengahan bulan ini secara keseluruhan proyek trotoar ini bisa dikatakan selesai.
Karena volume pekerjaan yang tersisa hanya kurang dari 2 persen saja. Dan pihaknya mengerahkan puluhan pekerja guna mengejar target penyelesaian.
Pekerjaan lain yang sedang digarap adalah, pengecatan dan pembersihan trotoar. Sebenarnya, volume pekerjaan sekitar 98 persen pada akhir Desember lalu, kondisi trotoar itu bersih. Namun karena hujan dan trotoar sudah digunakan untuk umum, kondisi agak kotor kembali.
“Kita garansi pemeliharaan setelah proyek ini selesai selama tiga bulan. Pemeliharaan meliputi pembersihan, perbaikan, penggantian maupun pekerjaan ringan lainnya,” imbuhnya.
Ditemui ketika menginspeksi trotoar, Kasi Jaringan Jalan Primer DPUPR Eko Budiyanto mengaku, pekerjaan proyek sudah mendekati sempurna. Pekerjaan penutupan main hole dan perbaikan lampu sudah selesai. Tinggal pembersihan dan pengecatan yang kini sedang berlangsung.
Pihaknya kritis dan rewel kepada kontraktor, karena trotoar Jalan Siliwangi ini merupakan salah satu etalase Kota Cirebon. Apalagi Kantor Walikota dan DPRD serta perkantoran baik pemerintah maupun swasta ada disana.
Belum lagi sejumlah hotel dan stasiun yang biasa membawa wisatawan melalui Jalan Siliwangi ini.
“Tadi kontrak sanggup pertengahan bulan ini selesai. Kita lihat saja nanti, kalau benar sesuai cek list maka sudah bisa ada penyerahan ke kami. Tapi kalau belum, ya harus diselesaikan sampai akhir bulan ini,” tandasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post