INDRAMAYU, (FC).- Tiga Orang santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Indramayu usai tertabrak mobil pikap operasional Koperasi Merah Putih merek mHawk, Minggu (12/4)
Para Santri kini masih menjalani perawatan intensif karena luka yang dideritanya karena diseruduk kendaraan pada saat melakukan aktivitas olahraga.
“Lokasi kejadian terjadi di Jalan Raya MT Haryono Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Dugaan sementara karena sopir mengantuk,” kata Kapolsek Sindang, AKP Karnala saat dikonfirmasi.
Pantauan FC, mobil operasional Koperasi Merah Putih yang menabrak para santriwati kini telah diamankan di Mapolsek Sindang, berikut dengan sopirnya Purnama (51) warga Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara.
Sedangkan tiga santriwati yang menjadi korban kecelakaan, hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Para korban diketahui terdiri dari dua siswi tingkat SMP dan satu tingkat MA, masing-masing berinisial AAM (13), WH (13), dan DT (13).
Kronologi kejadian berawal saat tiga santriwati itu bersama rombongan santriwati lainnya sedang melakukan agenda rutin olahraga pagi setiap hari Minggu.
Mereka berangkat dari pondok pesantren hendak menuju ke Alun-alun Indramayu.
Hanya saja, saat berjalan kaki di bahu jalan, ketiganya tiba-tiba tertabrak belakang oleh mobil operasional Koperasi Merah Putih yang melaju dari arah Terusan menuju Indramayu Kota.
“Akibat kejadian tersebut, ketiga anak sekolah pejalan kaki tersebut mengalami luka-luka, selanjutnya dilarikan ke RSUD Indramayu,” ujar dia.
Pengurus Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, Ardi menyebut, ketiga santriwati yang menjadi korban sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pihak ponpes pun masih menunggu hasil pasti pemeriksaan CT Scan yang telah dilakukan. Pihak ponpes juga masih terus memantau kondisi para santriwati.
Lanjut Ardi, dari tiga santriwati yang jadi korban, dilaporkan ada salah satu santriwati yang mengalami muntah setiap kali bangun dari tidur.
“Saat ini masih di rumah sakit, karena tadi rumah sakit terkendala dokter, mungkin karena hari Minggu jadi belum dibaca hasilnya sama dokter, kemungkinan harus dirawat inap,” pungkasnya. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post