KAB.CIREBON, (FC).‐ Hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon menyebabkan sejumlah titik tergenang air. Salah satunya terjadi di Jalan Ki Jatira, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Jumat (17/4) sore.
Genangan cukup parah masih menutupi badan jalan, terutama di titik terendah dekat jembatan irigasi. Kondisi tersebut dipicu meluapnya air dari saluran irigasi pesawahan yang tidak mampu menampung debit hujan.
Akibat genangan yang cukup dalam, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Di lokasi, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup guna menghindari senggolan antar kendaraan dari dua arah.
Selain itu, pengguna jalan juga dihadapkan pada potensi bahaya lubang yang tertutup air sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan.
Sebagian pengendara tetap nekat menerobos genangan, namun tidak sedikit yang memilih memutar balik dan mencari jalur alternatif.
“Airnya cukup tinggi. Kalau tidak hati-hati bisa masuk ke mesin atau terperosok lubang. Saya tadi terpaksa antre dulu supaya tidak senggolan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Beben, salah seorang pengendara.
Warga menyebut kondisi tersebut kerap terjadi setiap kali hujan deras. Karena itu, mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon segera mengambil langkah konkret.
Warga berharap dilakukan pengerukan maupun normalisasi sungai dan saluran irigasi agar kapasitas aliran air meningkat dan tidak meluap ke jalan maupun permukiman.
Hingga berita ini diturunkan, genangan di Jalan Ki Jatira masih bertahan. Warga diimbau tetap berhati-hati mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Cirebon. (Johan)











































































































Discussion about this post