BANDUNG, (FC).– Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) mencatat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 16 September 2025 telah mencapai 175.549 unit.
Angka ini setara 50,16 persen dari target nasional 350.000 unit pada tahun ini.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, optimistis target tersebut dapat tercapai dalam tiga bulan ke depan dengan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
“Mudah-mudahan para developer bisa mempercepat produksi rumah. Dari sisi permodalan sudah siap karena ada KUR Perumahan,” ujar Heru dalam acara Penguatan Ekosistem Perumahan dan Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Bandung, Kamis (18/9).
Baca Juga: Jawa Barat Peringkat Pertama Penyaluran FLPP, Tembus 40 Ribu Unit
Heru menyebut potensi permintaan rumah di Jawa Barat masih sangat tinggi. Data BP Tapera mencatat 89.131 unit permintaan (demand).
Sementara dari sisi suplai, dalam aplikasi Si Kumbang terdata 785.921 kavling siap bangun dan 7.400 unit dalam tahap pembangunan.
Selain itu, terdapat 40.000 unit rumah subsidi ready stock yang siap diakses masyarakat. Sedangkan 32.471 unit lainnya masih dalam proses perbankan.
Di sisi lain, berdasarkan aplikasi Si Kasep, sebanyak 75.020 calon debitur masih dalam tahap pemberkasan untuk memperoleh persetujuan KPR subsidi. (Andriyana)











































































































Discussion about this post