KAB. CIREBON, (FC),- Siti Aminah (3) seorang bocah asal Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, hilang saat hujan-hujanan bersama dua saudaranya di sekitar rumah pada Senin (26/5) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Diduga korban hilang hanyut terseret arus deras dari atas dan masuk dalam saluran pembuangan air yang pada saat kejadian sedang banjir.
Kapolsek Sedong, Iptu Usman, mengungkapkan bahwa tim pencarian telah melakukan pencarian sejak kemarin sore hingga malam hari dan masih melanjutkan pencarian hari ini.
“Tim pencarian sudah sampai wilayah Susukanlebak dengan menyusuri sepanjang aliran gorong-gorong atau parit. Namun, sampai hari ini belum membuahkan hasil,” ungkapnya.
Pihak kepolisian dan tim pencarian masih terus melakukan pencarian untuk menemukan korban.
Sementara itu, Kuwu Panongan, Haeruddin, mengungkapkan bahwa kronologi hilangnya anak berusia 3 tahun bernama Siti Aminah tersebut terjadi saat korban sedang bermain hujan-hujanan bersama dua saudaranya.
“Kejadian hilangnya jam 2 siang pas hujan. Dan SPAL kondisinya banjir karena air hujan. Dan SPAL ini tebus ke Sungai. Sehingga kemungkinan, kalau hanyut ke SPAL, langsung ke sungai,” kata Haeruddin.
Sementara itu, Kepala Pos SAR Bazarnas Kabupaten Cirebon, Syarif, mengungkapkan bahwa hari kedua pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Kami melakukan pencarian mulai pagi pukul 08.00 WIB, sampai 16.00 WIB, namun masih nihil,” ungkapnya.
Syarif menjelaskan bahwa medan yang curam dan jauh membuat pencarian menjadi sulit.
“Kronologi, ada indikasi kepleset di saluran air SPAL saat hujan-hujanan dan masuk selokan 60cm. Sementara SPAL ini tembus langsung ke sungai,” jelasnya.
Tim pencarian telah melakukan pencarian dari dua arah, namun besok akan difokuskan pada satu titik yakni di hilir dengan menyusuri sungai sejauh 7 kilometer. (Nawawi)
Foto : Tim pencarian
















































































































Discussion about this post