Rencananya, para WNI berangkat menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, pada pukul 03.00 WIB melalui jalur laut.

“Mereka langsung diangkut ke Pelabuhan PLTU Indramayu kemudian di bawa ke wilayah observasi seperti yang telah direncanakan,” pungkasnya.
Sesuai prosedur, disampaikan Muhadjir Effendy, seluruh WNI yang pulang hari ini adalah WNI yang dalam keadaan sehat.
Mereka sudah mendapat pernyataan dan sertifikasi sehat dari virus Corona yang dikeluarkan oleh otoritas pemerintah Jepang sehingga boleh dipulangkan.
“Sekarang masih ada 9 orang lagi yang mendapatkan perawatan di sana,” ucapnya.
Sementara itu, warga setempat yang berada di lokasi PLTU Indramayu tepatnya di kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu merasa tidak keberatan atas kedatangan WNI ABK Diamond Pincess yang diangkut dengan KRI dr Suharso.
“Kami Desa Karanglayung Kecamatan Sukra tidak keberatan dengan kedatangan 69 ABK tersebut dengan alasan kemanusian, karena kami juga sudah melihat berita di televisi nasional bahwa ke 69 ABK tersebut dalam kondisi sehat dan sudah mendapat sertifikat dari Jepang,,” ujar Rustoni. (Nanang)











































































































Discussion about this post