KOTA CIREBON, (FC).- Penataan kembali atau revitalisasi trotoar di Jalan Siliwangi dan sebagian Jalan Kartini sudah dimulai sejak beberapa pekan yang lalu. Revitalisasi tersebut memangkas pepohonan dipinggir jalan dan ada pelebaran sekitar 50 sentimeter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Syaroni mengatakan, revitalisasi ini dibiayai oleh anggaran APBD senilai Rp12 miliar. Titik awal pengerjaan dimulai dari sekitar Alun-alun Kejaksan sampai ujung Jalan Siliwangi yang mengarah ke wilayah Krucuk.
Dijelaskannya, tahap awal pengerjaan adalah pembersihan area trotoar. Seperti pembongkaran trotoar lama dan penebangan pohon yang berada diatas trotoar. “Tahapan ini disebut ground breaking, fungsinya untuk memperlancar proses selanjutnya dari pekerjaan,” kata Syahroni kepada FC, Selasa (29/9).
Syahroni menjamin, pihak kontraktor tetap akan menggantikan pohon yang lama dengan menanam kembali pohon yang baru. Dengan letak atau posisinya lebih kearah dalam trotoar. Sehingga tidak merusak sistem drainase yang berada dibawahnya.
Sedangkan drainase didalam trotoar sendiri juga ikut diperbaiki dan dinormalisasi. Dengan pengerukan dan perbaikan dinding drainase. Bila terjadi hujan, air dapat langsung tertampung dan mengalir. Sehingga jalanan tidak terendam genangan air saat musim hujan.
Selain itu, trotoar akan lebih lebar 50 sentimeter ke jalan. Sebelumnya trotoar Jalan Siliwangi memiliki lebar 1,8 meter akan bertambah lebar menjadi 2,3 meter. Ini akan memberikan kesan lega untuk fasilitas pejalan kaki. Desain trotoar itu sendiri berbeda dengan sebelumnya, kali ini akan dibuat dengan beton dekoratif konkrit bukan batu alam.
“Dikecualikan untuk trotoar yang berada disekitar Alun-alun Kejaksan, bermotif bata tempel. Hal ini menyelaraskan dengan bangunan alun-alun itu sendiri,” ungkapnya.
Terkait pelaksanaan proyek ini, Syahroni sudah menggandeng pihak inspektorat, guna melakukan pengawasan. Mulai dari awal yakni proses perencanaan, tender dan pelaksanaan pekerjaan seperti sekarang.
“Total anggarannya senilai Rp11,95 miliar, kontrak pekerjaan dimulai pada akhir Agustus dan penyelesaiannya sampai Bulan Desember mendatang,” pungkasnya. (Gus)










































































































Discussion about this post