MAJALENGKA,(FC), – Munculnya keluhan dari ratusan tenaga honorer yang telah lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kabupaten Majalengka meresahkan para calon abdi negara.
Hingga pertengahan Mei 2025, Surat Keputusan (SK) pengangkatan belum juga diterbitkan.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman meminta para lulusan untuk bersabar.
Gatot menyampaikan bahwa proses pengajuan SK untuk 394 lulusan P3K dan 456 CPNS saat ini sedang berjalan.
“Sedang dalam proses. Tiga hari ini kami fokus dulu melayani peserta tes P3K Tahap II,” kata Gatot, Senin (12/5).
Gatot juga menyampaikan permohonan pengertian kepada para lulusan.
Menurutnya, meskipun ia sempat menyatakan SK akan terbit pada awal Mei 2025, terdapat kendala teknis yang membuat proses administrasi menjadi lebih lama dari perkiraan.
“Tenang dan sabar, Insya Allah waktunya akan tiba dan indah pada saatnya,” ujarnya dalam pesan singkat.
Sebelumnya, dalam pertemuan antara BKPSDM dan para lulusan P3K pada Februari 2025, Gatot menjanjikan bahwa SK akan diterbitkan paling lambat awal Mei. Akan tetapi kepastian hukum bagi ratusan lulusan tersebut masih belum terwujud.
Situasi ini menimbulkan keresahan, apalagi beberapa peserta P3K diketahui sudah berusia lanjut dan mendekati masa pensiun.
Para lulusan berharap Pemkab Majalengka segera menyelesaikan proses administrasi agar tidak merugikan para lulusan yang telah mengabdi bertahun-tahun sebagai tenaga honorer.(Munadi)














































































































Discussion about this post