KOTA CIREBON, (FC).– Sedikitnya 20 Akun Google Bisnis hotel di Cirebon diretas oleh pihak yang tidka bertanggungjawab.
Peretasan diduga dilakukan oleh pelaku untuk meraup keuntungan pribadi.
Hacker meretas akun Google tersebut untuk mengarahkan customer melakukan pembayaran ke rekening pribadi bukan rekening ke hotel yang dituju.
Pasalnya, dewasa ini transaksi atau pemesanan kamar hotel dilakukan dengan cara online, hal ini yang dimanfaatkan oleh tangan-tangan tak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan ilegal.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki membenakan hal tersebut.
“Peretasan dilakukan oleh heacker dengan mengganti nomor kontak dan nomor rekening hotel target. Sehingga, jika customer melakkan transaksi maka uang pembayaran akan masuk ke rekening pelaku,” katanya, Rabu (14/8)
Ia mengaku, peretasan kepada sekitar 20 hotel berbintang baik di Kota maupun Kabupaten Cirebon terjadi sejak 12 Agustus 2024 lalu bahkan ada laporan yang masuk peretasan dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2024.
“Beberapa hotel melaporkan kejadian peretasan itu pada tanggal 12 Agustus 2024 ada juga yang sejak tanggal 11 Agustus 2024,” imbuhnya.
Hingga kini, pihaknya belum mendapat laporan adanya pihak hotel atau tamu yang terkena scam atau penipuan dari modus ganti nomor kontak hotel tersebut.
Beberapa hotel kini tengah melakukan penggantian nomor kontak secara berkala pada akun Google Bisnisnya dan menginformaskian nomor hotel yang bisa dihubungi sebagai tindakan antisipasi.
“Sampai saat ini belum ada hotel yang melaporkan tamunya yang terkena scam atau telah melakukan booking ke nomor WhatsApp peretas. Hotel kini sedang melakukan beberapa langkah antisipasi,” pungkasnya. (Frans)










































































































Discussion about this post