MAJALENGKA, (FC).- Di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan energi global, Pemerintah Kabupaten Majalengka mulai mengatur ulang pola kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan Work From Home (WFH) setiap hari Senin, dan dimulai Senin ini (6/4).
Kebijakan ini ditujukan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu pelayanan publik.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, kebijakan WFH tidak berlaku untuk seluruh ASN. Hanya pegawai eselon 4 ke bawah yang akan menjalankan sistem kerja dari rumah dengan pengaturan tertentu.
“Eselon tiga dan dua tidak WFH. Yang eselon empat ke bawah saja, itu juga diatur,” kata Eman di Pendopo Majalengka, Minggu (5/4).
Ia memastikan, pejabat struktural tetap bekerja di kantor, termasuk bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah, agar pelayanan publik tetap berjalan normal.
Menurut Bupati Eman, kebijakan ini menjadi salah satu strategi efisiensi energi. Dengan jumlah ASN sekitar 17 ribu orang, pengurangan mobilitas satu hari dalam sepekan dinilai dapat menekan penggunaan BBM secara signifikan.
“Setidaknya ada satu hari mereka tidak membeli bensin,” katanya.
Meski bekerja dari rumah, ASN tetap diwajibkan menjalankan tugas seperti biasa. Pemerintah daerah juga menyiapkan sistem pemantauan berbasis aplikasi untuk memastikan kinerja tetap optimal.
“Ada aplikasi untuk mengetahui di mana posisinya dan mengerjakan apa,” tutur Eman.
Kebijakan ini akan diberlakukan rutin setiap Senin melalui surat edaran bupati. Sementara itu, unit layanan publik tetap diwajibkan beroperasi seperti biasa agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. (Munadi)









































































































Discussion about this post