KOTA CIREBON, (FC).- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon mencatat selama periode Januari – Februari 2026, volume transaksi melalui kanal QRIS di Ciayumajakuning mencapai 41,88 juta transaksi, dengan nominal transaksi mencapai Rp3,58 triliun.
Secara parsial, Kota Cirebon merupakan wilayah dengan volume transaksi QRIS tertinggi se-Ciayumajakuning dengan proporsi mencapai 54,14 persen dari keseluruhan transaksi.
Hal tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Himawan Putranto dalam acara “Ngopi Bareng Media Maning” yang digelar di kantor BI Cirebon, Kamis (2/4).
“Secara volume transaksi, Kota Cirebon masih memegang 54,14 persen. Ini bisa kita pahami karena Kota Cirebon karakteristiknya sebagai kota jasa dan perdagangan,” ungkapnya
Sementara beberapa wilayah lainnya masih menjadi perhatian Bank Indonesia untuk terus mendorong peningkatan transaksi non tunai melalui QRIS.
Kabupaten Cirebon tercatat paling terendah dengan proporsi transaksi QRIS hanya 7,11 persen, disusul Kabupaten Kuningan 9,44 persen, Kabupaten Majalengka 9,79 persen, dan Indramayu 14,47 persen.
“Beberapa kabupaten ini menjadi fokus kita untuk bagaimana kita meningkatkan baik secara volume maupun transaksi,” ujar Himawan.
Dari sisi jenis merchant, volume transaksi QRIS di Ciayumajakuning selama Januari – Februari 2026 didominasi oleh Usaha Kecil (UKE) 49,28 persen dan Usaha Menengah (UME) 10,58 persen.
Sementara kategori BLU/PSO hanya menyumbang proporsi 0,38 persen dan lainnya 0,65 persen.
“Pengusaha kecil masih mendominasi karena itu sesuai dengan karakteristik QRIS, karena memang dia diciptakan untuk memudahkan transaksi usaha kecil itu bisa berakselerasi menggunakan merchant,” katanya.
Sementara dari sisi akumulasi jumlah merchant juga menunjukan tren grafik yang terus naik, seiring meningkatnya transaksi dari QRIS itu sendiri.
Jumlah penambahan merchant QRIS selama bulan Januari – Februari 2026 sebanyak 37,67 ribu merchant. Secara akumulatif total merchant Januari-Februari 2026 mencapai 914,07 ribu merchant. (Andriyana)














































































































Discussion about this post