KAB.CIREBON, (FC).- Tumpukan limbah cangkang kerang hijau di kawasan Bondet, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tak sedap dan diduga mencemari lingkungan.
Pantauan di lokasi, limbah cangkang kerang terlihat menggunung di sejumlah titik, termasuk di sekitar bantaran sungai. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.
Tokoh masyarakat setempat, Panji Jaya Prawirakusuma, mengatakan limbah tersebut berasal dari aktivitas budidaya dan pengolahan kerang hijau yang menjadi mata pencaharian warga.
“Sebagian dijual dalam kondisi hidup, sebagian dikupas. Dari proses itu menghasilkan cangkang dalam jumlah besar,” ujarnya, Jumat (10/4).
Menurutnya, tingginya permintaan pasar membuat produksi kerang hijau terus meningkat, terutama untuk memasok kebutuhan restoran seafood di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Namun, peningkatan produksi tersebut belum diimbangi dengan pengelolaan limbah yang memadai. Akibatnya, cangkang kerang dibuang sembarangan dan terus menumpuk.
“Fasilitas penggilingan sebenarnya sudah ada, tetapi kapasitasnya masih terbatas sehingga belum mampu menampung seluruh limbah,” katanya.
Warga berharap pemerintah desa dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan agar limbah tidak semakin menumpuk dan mencemari lingkungan.
“Kalau tidak segera ditangani, kondisinya akan semakin parah dan meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (Johan)














































































































Discussion about this post