KAB.CIREBON, (FC).- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon mengajukan dukungan fasilitas kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon menyusul keterbatasan sarana dan prasarana, terutama pada laboratorium dan peralatan medis.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana, saat menerima kunjungan jajaran pemerintah daerah di Kantor PMI Kabupaten Cirebon, Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Plered, Jumat (10/4).

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergitas antara PMI dan pemerintah daerah sebagai mitra kerja, sekaligus menyampaikan capaian serta kebutuhan yang masih perlu didukung.

“Kami menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari bangunan, gedung, hingga peralatan yang perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu kebutuhan mendesak adalah perluasan fasilitas laboratorium yang dinilai sudah tidak memadai dibandingkan dengan jumlah dan kapasitas alat yang dimiliki.

“Laboratorium kami sangat terbatas. Dengan alat yang ada, ruangannya sudah tidak mencukupi, bahkan jika ada kunjungan hanya bisa menampung lima hingga enam orang,” katanya.

Selain itu, PMI juga membutuhkan tambahan lahan untuk pembangunan gedung pelayanan, ruang relawan, serta fasilitas bagi Palang Merah Remaja (PMR).

“Kami berharap ada dukungan lahan dan pembangunan gedung agar pelayanan bisa lebih optimal,” ucapnya.

Di sisi lain, sejumlah peralatan medis juga dinilai perlu dilakukan peremajaan karena telah digunakan selama puluhan tahun, sehingga memengaruhi kecepatan dan kualitas pelayanan.

“Kami masih memiliki alat yang sudah lama dan perlu diganti karena prosesnya menjadi lambat,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini kebutuhan operasional seperti kantong darah dan reagen telah didukung melalui anggaran APBD serta kegiatan bulan dana PMI.

“Alhamdulillah, kebutuhan dasar masih bisa terpenuhi dari dukungan APBD, termasuk untuk kegiatan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala, mengatakan pemerintah daerah akan menampung seluruh usulan sebelum diputuskan.

“Usulan ditampung terlebih dahulu. Nanti akan dibahas di tingkat TAPD dengan melihat kemampuan anggaran dan sumber pendanaannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap usulan harus melalui proses pembahasan sesuai mekanisme penganggaran daerah.

PMI berharap dukungan pemerintah daerah dapat terealisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Cirebon. (Ghofar)