KOTA CIREBON, (FC).- Jalan lingkar adalah jalan yang melingkari pusat kota, yang berfungsi untuk mengalihkan sebagai arus lalu lintas terusan dari pusat kota. Biasanya merupakan bagian jaringan jalan dengan pola radial membentuk ring radial. Semakin besar kota, semakin banyak ring digunakan, seperti Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta.
Di Kota Cirebon sendiri yang wilayahnya tidak luas, memiliki jalan yang juga terbatas. Hal ini mengkibatkan kepadatan arus lalu lintas, apalagi Kota Cirebon merupakan kota jasa dan perdagangan yang menjadi magnet bagi warga di wilayah lain untuk datang ke kota Udang ini.
Maka, diperlukan solusi yang bisa mengatasi atau mengurai kepadatan arus lalu lintas di Kota Cirebon. Salah satunya yang sedang dikaji adalah rencana pembangunan jalan lingkar luar atau Cirebon Outer Ring Road (CORR).
Atas hal itu, Walikota Cirebon Nashrudin Azis menggelar rapat kerja bersama Komisi II DPRD Kota Cirebon, membahas rencana pembangunan CORR tersebut, pada Kamis (21/4) di Ruang Rapat Griya Sawala DPRD Kota Cirebon.
Hadir mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Irawan Wahyono dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Syaroni.
Selain itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Agus Herdhyana serta Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agung Sedijono.
“Kami mengapresiasi atas sinergi Komisi II DPRD untuk bersama-sama berupaya mewujudkan pembangunan CORR,” ungkap Azis usai rapat kerja tersebut.
Azis mengakui, perencanaan pembangunan CORR yang membentang dari Pelandakan hingga kawasan Kelurahan Larangan By Pass, sudah sejak beberapa tahun lalu.
“Perencanaannya sejak era Pak Subardi menjabat Wali Kota. Tapi karena ada beberapa kendala, belum terwujud,” kata Azis.
Beberapa kendala itu diantaranya kebutuhan ketersediaan anggaran yang tergolong besar. Sebab, selain membangun jalan lingkar, terlebih dahulu diperlukan pembebasan lahan yang tak sedikit nilainya.
“Tapi dorongan dan dukungan dari DPRD menjadi pelecut semangat untuk kita bersama-sama mengupayakan realisasi rencana pembangunan CORR,” tuturnya.
Dalam rapat kerja tersebut dibahas mengenai kemungkinan pendanaan, hingga rencana pembentukan tim percepatan realisasi pembangunan CORR.
“Setelah lebaran Idulfitri, Komisi II bersama kami akan melanjutkan pembahasannya. Mudah-mudahan ada solusi untuk mewujudkan pembangunan CORR,” katanya.
Dalam rapat itu, Komisi II mendorong agar Pemkot Cirebon segera nmerealisasikan rencana pembangunan CORR.
Ketua Komisi II DPRD Kota CirebonH. Watid Sahriar mengatakan, pihaknya mendorong eksekutif agar merealisasikan pembangunan CORR, sebab perencanaannya sudah lama.
“Kami berharap di sisa masa jabatan Pak Wali bisa dimulai. Karena memang jalan CORR sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat,” katanya.
Komisi II DPRD akan terlibat aktif dalam upaya percepatan pembangunan proyek tersebut. Termasuk mendorong pematangan kajian perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini, hingga kemungkinan skema pendanaannya.
“Setelah lebaran Idulfitri, kita akan bahas lagi bersama Pemda Kota Cirebon,” tutup Politisi Partai NasDem ini. (Agus)








































































































Discussion about this post