KOTA CIREBON, (FC).- Dugaan pungutan biaya di SMPN 7 Kota Cirebon mengemuka ke publik dalam beberapa hari terakhir ini. Nominalnya lebih dari Rp2 juta.
Menanggapi hal tersebut, SMPN 7 Kota Cirebon melakukan koordinasi ulang dengan orang tua murid, Senin (20/7) di sekolah setempat.
Adapun rincian biaya yang perlu ditunaikan orang tua murid terdiri dari Rp1,6 juta untuk seragam, sedangkan Rp800 ribu untuk kegiatan selama satu tahun ajaran.
Salah seorang wali murid kelas 7 di SMPN 7 Kota Cirebon, Cucu Sumiati mengatakan, berdasarkan pemaparan pihak sekolah, peruntukan biaya tersebut guna membeli lima baju seragam.
“Menurut saya itu wajar ya, karena lima setel baju yang kita dapat dari sekolah,” ungkap Cucu.
Cucu menambahkan, pihak sekolah memberikan kelonggaran teknis pembayaran biaya seragam. Orang tua murid bisa mencicil biaya itu selama setahun. Hal itu sesuai kesepakatan orang tua murid dengan pihak sekolah.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 7 Kota Cirebon, Euis Sulastri menyampaikan, pembelian seragam dilakukan melalui koperasi sekolah.
Penyediaan pakaian seragam melalui koperasi sekolah, sambung Euis, adalah salah satu cara untuk mengatasi apabila ada orang tua murid yang kesulitan membeli seragam di luar sekolah.
“Pembelian seragam ini sebetulnya tidak kita wajibkan untuk seluruh siswa. Silakan saja kalau sudah punya juga boleh,” tutur Euis.
Justru, kata Euis, pembelian pakaian seragam di koperasi sekolah memberikan kemudahan bagi orang tua murid karena pembayarannya bisa dicicil selama setahun.
Ia menuturkan, koperasi sekolah menyediakan seragam berupa baju batik, setelan kaos olahraga, baju muslim, baju motif kotak-kotak, hingga baju adat.
Selain itu, paket biaya sebesar Rp1,6 juta juga meliputi atribut sekolah yang melekat di seragam, kaos kaki, topi, sabuk, hingga peci maupun kerudung.
“Selain biaya seragam itu, ada untuk biaya kegiatan sebesar Rp800 ribu dan itu hasil kesepakatan. Rinciannya jelas untuk apa sajanya,” tandasnya. (Agus)








































































































Discussion about this post