MAJALENGKA, (FC).– Suasana tenang di kawasan irigasi Blok Kajayaan, Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, mendadak berubah mencekam. Sesosok tubuh pria lanjut usia ditemukan mengapung di aliran irigasi pada Senin sore 20 Juli 2026 sekitar pukul 15.36 WIB, memicu kepanikan warga sekitar.
Penemuan bermula dari kecurigaan dua warga setempat yang melihat benda menyerupai pelampung ban bekas tersangkut di aliran air. Saat didekati, keduanya justru mendapati sosok pria dalam kondisi terlungkup dan sudah tidak bernyawa. Temuan itu segera dilaporkan ke aparat setempat.
Setelah warga melaporkan temuan mayat, tak berselang lama, personel dari Koramil 1716 Dawuan, Kodim 0617 Majalengka bersama Polsek Dawuan, Tim Inafis Polres Majalengka, serta tenaga medis tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.
Danramil 1716/Dawuan, Kapten Cba Sidik, mengungkapkan bahwa korban diketahui tengah beraktivitas mencari ikan di sekitar saluran irigasi sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat di aliran sungai. Saat dilakukan pengecekan, korban sudah dalam keadaan terlungkup dan tidak bernyawa,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Balida Kecamatan Dawuan, dr. Iman Wahyudi, bersama Tim Inafis, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan, korban meninggal dunia kurang dari enam jam sebelum ditemukan.
Hasil pemeeiksaan awal, korban diketahui berinisial I (71), seorang pensiunan PNS yang merupakan warga Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai maupun saluran irigasi.
Aparat juga mengimbau agar warga segera melapor jika menemukan kondisi darurat demi penanganan cepat dan tepat. (Munadi)
Simak breaking news dan berita





































































































Discussion about this post