KAB.CIREBON, (FC).- Turnamen Sepak Bola Usia 12 Tahun (U-12) Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, dipastikan menjadi ajang pembinaan talenta muda lokal.
Sebanyak 14 tim dari seluruh desa di Kecamatan Babakan akan ambil bagian dalam kompetisi yang digelar Minggu (26/7) di Lapangan Sepak Bola Desa Tersana.
Menjelang pelaksanaan turnamen, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Cirebon menggelar technical meeting di Aula Kecamatan Babakan, Selasa (21/7).
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan desa, manajer tim, serta panitia untuk menyamakan pemahaman terkait regulasi pertandingan.
Perwakilan Askab PSSI Kabupaten Cirebon, Made Kosta, menegaskan turnamen U-12 merupakan bagian dari program pembinaan sepak bola usia dini yang dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.
“Turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan pemain usia dini yang dilaksanakan hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Cirebon,” ujar Made.
Ia menekankan, salah satu aturan utama dalam kompetisi tersebut yakni pemain yang tampil harus benar-benar berdomisili di wilayah desa atau kecamatan yang diwakilinya.
Menurutnya, aturan tersebut diterapkan agar turnamen tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan benar-benar menjadi wadah pencarian dan pembinaan pemain lokal.
“Yang boleh bermain adalah anak yang berdomisili di wilayah tersebut. Tidak diperbolehkan mengambil pemain dari luar,” tegasnya.
Made juga meluruskan terkait anggapan bahwa pemain yang tergabung dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) tidak dapat mengikuti turnamen. Ia memastikan pemain SSB tetap diperbolehkan tampil selama memenuhi ketentuan domisili.
“Anak yang berlatih di SSB tetap boleh bermain, asalkan berdomisili di wilayah yang diwakilinya. Jadi bukan berarti pemain SSB dilarang,” jelasnya.
Terkait aturan pertandingan, Made menyebut regulasi yang digunakan masih mengacu pada ketentuan sebelumnya dan belum mengalami perubahan besar.
Sementara mengenai kemungkinan juara tingkat kecamatan melanjutkan pertandingan ke tingkat kabupaten, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Askab PSSI Kabupaten Cirebon.
“Untuk kelanjutan ke tingkat kabupaten masih menunggu informasi resmi. Belum ada keputusan final,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen U-12 Kecamatan Babakan, Sauri, memastikan seluruh desa di Kecamatan Babakan telah menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi tersebut.
“Turnamen tahun ini akan diikuti 14 tim dari 14 desa dan digelar pada 26 Juli 2026 di Lapangan Desa Tersana,” ujarnya.
Sauri mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi kegiatan olahraga tahunan, tetapi juga menjadi sarana mencari bibit pemain potensial yang dapat dibina secara berjenjang.
“Kami ingin turnamen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi benar-benar melahirkan pemain-pemain berkualitas yang menjadi kebanggaan desa masing-masing,” ungkapnya.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sepak bola Kecamatan Babakan. Ia berharap pemain yang tampil mampu berkembang dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
“Harapannya dari turnamen ini lahir bibit pemain yang mampu membawa Kecamatan Babakan bersaing di tingkat kabupaten,” katanya.
Sauri menambahkan, hasil pembinaan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan perkembangan positif.
Sejumlah pemain binaan Kecamatan Babakan telah melanjutkan pembinaan ke tingkat lebih tinggi, termasuk masuk akademi maupun kelompok usia klub sepak bola profesional.
Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi panitia dan seluruh pihak untuk terus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kecamatan Babakan. (Nawawi)









































































































Discussion about this post