Tawuran Pelajar di Plered, Satu Terluka Polisi Amankan Terduga Pelaku
KAB.CIREBON, (FC).- Aksi tawuran antar pelajar diKORBAN DUGAAN tawuran pelajar di Plered saat menjalani perawatan medis.* (Foto: Ist/FC) kawasanTawuran Pelajar di Plered, Satu Terluka Polisi Amankan Terduga Pelaku Simpang Empat Plered, Kabupaten Cirebon, berakhir dengan jatuhnya korban. Seorang pelajar mengalami luka akibat dugaan pembacokan dan harus mendapatkan perawatan medis. Polisi pun mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Peristiwa yang terjadi Selasa (22/9) sore itu masuk wilayah hukum Polsek Weru. Kejadian tersebut sempat terekam dalam video berdurasi sekitar 11 detik dan beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah remaja yang diduga masih berstatus pelajar berada di tengah jalan raya kawasan Simpang Empat Plered. Situasi sempat membuat arus kendaraan terganggu karena beberapa pelajar terlihat berada di badan jalan.
Tak lama berselang, terjadi aksi kejar-kejaran yang diduga berkaitan dengan tawuran antar kelompok pelajar. Dalam kejadian tersebut, seorang pelajar dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam.
Korban kemudian mendapat pertolongan dan menjalani perawatan medis. Foto korban dengan kondisi masih mengenakan seragam sekolah juga sempat beredar di media sosial.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Irfan Alireja, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan polisi telah melakukan penanganan dan mengamankan seorang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.
“Betul, kejadian tersebut terjadi di wilayah Weru. Saat ini sudah ada yang diamankan oleh tim opsnal Polres dan Polsek,” ujar Irfan saat dikonfirmasi, Rabu (23/9).
Menurut Irfan, pihak yang diamankan masih berstatus sebagai pelajar. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.
“Untuk yang diamankan berstatus sebagai pelajar,” katanya.
Satreskrim Polresta Cirebon bersama Polsek Weru masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap, motif, serta kemungkinan keterlibatan pelajar lainnya dalam aksi tawuran tersebut.
Polisi mengimbau para pelajar untuk tidak terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri, tawuran juga dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasus tersebut kini masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. (Johan)


Tinggalkan Balasan