KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Kabupaten Kuningan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menentukan logo Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 Tahun 2026.
Melalui voting publik, warga kini dapat memilih desain yang akan menjadi identitas resmi peringatan hari jadi daerah tersebut.
Voting dibuka mulai 20 hingga 22 Juli 2026. Masyarakat dapat menentukan pilihan dari tiga desain terbaik yang telah lolos tahapan seleksi dan kurasi oleh tim penilai profesional.
Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar mengatakan, pelibatan masyarakat dalam pemilihan logo menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih partisipatif.
Menurutnya, logo Hari Jadi bukan sekadar simbol pemerintah daerah, tetapi merupakan identitas yang mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan.
“Ketiga desain ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki makna filosofis, semangat optimisme, kepedulian terhadap lingkungan, serta menggambarkan potensi alam dan budaya Kabupaten Kuningan,” ujar Dian usai kegiatan Kurasi Portofolio Desain Identitas Visual Hari Jadi ke-528 di Ruang Rapat Sang Adipati, Gedung Pemerintah Daerah, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, tiga desain finalis dinilai mampu menerjemahkan karakter Kuningan melalui konsep visual yang modern dengan tetap mempertahankan nilai budaya lokal. Salah satu unsur budaya yang diangkat dalam beberapa desain yakni angklung sebagai identitas khas daerah.
Dian menegaskan, logo yang terpilih nantinya harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi digital.
“Logo harus mudah dikenali, menarik ketika digunakan di media sosial, serta menjadi penciri kuat Kabupaten Kuningan bagi generasi milenial maupun Gen Z,” katanya.
Ia menambahkan, identitas Kuningan sebagai Green City tetap dipertahankan melalui penggunaan warna hijau toska dan kuning emas yang merepresentasikan kelestarian lingkungan, optimisme, serta kekayaan budaya daerah.
Tiga desain yang masuk tahap akhir masing-masing dibuat oleh desainer muda asal Kabupaten Kuningan, yakni Ligar Fajar Maulana dengan Logo 01, M. Alfiq Haikal dengan Logo 02, dan Geral Dwi Cahyo dengan Logo 03.
Ketiganya berhasil lolos setelah melewati serangkaian tahapan seleksi, mulai dari penilaian portofolio, pengembangan konsep, hingga presentasi di hadapan panelis yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi desain, budayawan, dan pelaku ekonomi kreatif.
Dalam mekanisme penentuan pemenang, suara masyarakat memiliki bobot 40 persen, sementara 60 persen berasal dari penilaian panelis.
Skema tersebut diterapkan agar logo terpilih tidak hanya populer di masyarakat, tetapi juga memiliki kualitas desain dan filosofi yang kuat.
Pada Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, pemerintah daerah mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi.”
Tema tersebut menggambarkan semangat daerah untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan sejarah, budaya, dan nilai luhur masyarakat.
Setelah masa voting berakhir pada 22 Juli 2026 pukul 18.00 WIB, panitia akan melakukan rekapitulasi hasil.
Tahapan berikutnya yakni finalisasi desain pada 24-27 Juli sebelum logo resmi Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan diluncurkan kepada masyarakat pada 28 Juli 2026.
Pemkab Kuningan berharap keterlibatan warga dalam proses pemilihan logo dapat memperkuat rasa memiliki terhadap identitas daerah sekaligus menjadi bagian dari semangat pembangunan Kabupaten Kuningan. (Angga)









































































































Discussion about this post