KAB.CIREBON, (FC).- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, kembali menyalurkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekah melalui lembaga tersebut.
Penyaluran bantuan yang berlangsung Selasa (21/7) itu diberikan kepada 10 anak yatim dengan bentuk bantuan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing penerima.
Sebagian anak menerima perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, sepatu, kaos kaki, dan kebutuhan belajar lainnya.
Sementara penerima lainnya mendapatkan bantuan berupa uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sekretaris UPZ Desa Karangsuwung, Ustad Dede Sentosa, mengatakan program santunan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan para muzakki, munfiq, serta masyarakat yang terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
“Alhamdulillah, kami kembali dapat menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim. Bantuan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing, baik perlengkapan sekolah maupun uang tunai. Semoga dapat meringankan beban keluarga dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar,” ujar Dede.
Selain penyaluran santunan, UPZ Desa Karangsuwung juga terus mendorong Program Kupon Infak dan Sedekah senilai Rp10 ribu per bulan bagi setiap kepala keluarga.
Program tersebut bertujuan menumbuhkan budaya berbagi di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Dede menjelaskan, masyarakat yang mengikuti program tersebut dapat menyalurkan infak dan sedekah melalui mekanisme yang telah disiapkan.
Dana yang terkumpul kemudian disetorkan ke rekening resmi penghimpunan BAZNAS Kabupaten Cirebon sehingga pengelolaannya dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Dana yang terkumpul nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk membantu masyarakat Karangsuwung yang membutuhkan,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan dari hasil penghimpunan tersebut nantinya dapat disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, seperti anak yatim, fakir miskin, kaum dhuafa, warga yang mengalami sakit, korban musibah, hingga kebutuhan pendidikan dan sosial lainnya.
Dalam proses penyaluran, UPZ Desa Karangsuwung akan melakukan pengajuan kepada BAZNAS Kabupaten Cirebon agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima manfaat.
Dede berharap Program Kupon Infak dan Sedekah mendapat dukungan luas dari masyarakat. Dengan konsep dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat, program tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.
“UPZ Desa Karangsuwung berkomitmen menjadi penghubung antara para dermawan dengan masyarakat penerima manfaat, sehingga nilai kepedulian, kebersamaan, dan ukhuwah Islamiyah terus tumbuh di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Nawawi)








































































































Discussion about this post