Pertemuannya dengan orang utusan dari Cakra Ningrat yang disebutnya sepuh, terjadi pada Desember 2018 lalu. Saat itu menurut Jajang, ada yang datang mengaku sebagai utusan sepuh untuk mencari dirinya, yang dipercaya bisa memegang amanah serta mendapat mandat untuk mengorek “sajarah awal akhir”.
Yang disebut sajarah awal akhir tersebut berisi 5 poin, diantaranya, mengembalikan seloeroeh harga kerajaan milik rakyat dan bangsa Indonesia ke pangkuan Iboe Pertiwi, untuk menciptakan masyarakat adil dan makmoer berdasarkan palsapah Pancasila dan oendangoendang dasar tahun 1945. Pada poin satu juga disebut mengembalikan nama baik proklamator negara kesatoean republik Indonesia Soekarno Hatta.
Pada poin tiga disebutkan, menjaga harta kerajaan tidak jatoeh ke tangan mereka-mereka yang tidak maoe tahoe akan jerit tangis rakyat yang sangat tertindas.
Ada pula kalimat seluruh harta karun yang diamanahkan untuk dibagikan kepada seluruh rakyat Indonesia ini demi kesejahteraan. Hanya untuk poin ini menurutnya akan diambil dan dibagikan setelah Presiden Jokowi datang ke Kandang Wesi.














































































































Discussion about this post