KAB. CIREBON, (FC).- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan posisi Kabupaten Cirebon saat ini masuk dalam zona oranye. Artinya, penyebaran kasus covid dalam kategori sedang, Selasa (6/10).
Sempat masuknya Kabupaten Cirebon dalam zona merah, kata Enny, kemungkinan adanya kesalahan uplode data. Namun setelah diperbaiki, akhirnya pusat menyatakan, masuk dalam zona oranye.
“Tingginya kasus konfirmasi setiap harinya, bukan berarti penyebaran meningkat, namun merupakan hasil tracking dari kontak erat. Memang kalau dilihat secara komulatif jumlah sampai hari ini mendekati angka 900 orang. Setiap hari pasti muncul 5 sampai 7 orang yang terkonfirmasi. Tapi ini kan hasil tracking dari kontak erat,” kata Eni.
Dinkes pun masih terus melakukan swab tes, tapi bukan swab massal. Swab dilakukan hanya untuk kontak erat saja. Sedangkan swab massal sudah selesai.
“Swab akan terus dilakukan, tergantung ada berapa yang kontak erat. Ini untuk membuktikan bahwa memang Pemkab Cirebon hadir dalam penanganan penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Namun bagaimanapun lanjutnya, protokol kesehatan terus digalakan dan dimotori tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon. Ini sangat penting, karena merupakan pemutus mata rantai penyebaran covid. Razia masker terus dilakukan, disamping intruksi menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.
“Di lingkungan Pemkab Cirebon sendiri diwajibkan memakai masker. Siapapun tamunya yang datang, harus pakai masker. Disetiap OPD, diruangan mana saja sudah tersedia cuci tangan. Masalahnya, pernah kan beberapa pegawai Pemkab terkonfirmasi, walaupun mereka semua sudah sehat,” tuturnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post