KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, melalui Bidang Kesehatan Hewan melaksanakan pemeriksaan kepada hewan ternak kurban.
Kegiatan ini sudah dilakukan sejak 20 Juni lalu dengan melakukan pemeriksaan Ante Mortem (AM) Post Mortem (PM) hingga 23 Juli mendatang.
Hal ini dilaksanakn, mengingat dalam waktu dekat umat muslim akan melaksanakan kurban.
Kepala Bidang Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Encus Suswaningsih mengatakan, ada 50 petugas yang akan menjalankan pemeriksaan AM dan PM di masing-masing wilayahnya
Tidak hanya saat hidup pasca dipotong pun daging akan diperiksa kembali untuk memastikan kondisi daging dalam keadaan sehat.
“Kita punya 50 petugas AM PM yang tersebar di seluruh wilayahnya masing-masing. Petugas nanti memeriksa sebelum dan sesudah dipotong,” terangnya, Selasa (22/6).
Hewan kurban yang telah lolos pemeriksaan dalam artian sehat, akan diberi tanda atau istilahnya adalah peneng dan surat keterangan sehat hewan.
Adapun wilayah yang menjadi sasaran tentu seluruh peternakan yang ada di Kabupaten Cirebon.
“Pemeriksaan sudah berjalan minggu kemarin, dan sudah ada sentra-sentranya tinggal disisir mulai dari Sumber, Gunung jati, Dukupuntang, Talun, dan masih banyak lagi,” jelasnya.
Total sapi yang diperiksa baru akan muncul setelah hari raya Idul Adha tiba. Meskipun begitu, mengacu pada data tahun lalu, sapi yang diperiksa terdapat sejumlah 5.000 ekor dan domba sebanyak kurang lebih 13.000an ekor.
“Pemeriksaan sapi sekitar 5.000an dan domba 13.000an tapi itu yang diperiksa belum tentu dipotong,” pungkasnya. (Sarrah)















































































































Discussion about this post