KUNINGAN, (FC).- Turnamen futsal pelajar Hisense Cup 2026 sukses digelar di GOR Adiwijaya, Kabupaten Kuningan, pada 8–12 April 2026.
Ajang tingkat SMP se-Jawa Barat ini menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan talenta muda futsal yang kian kompetitif.
Kegiatan yang diinisiasi Proton FC bersama AFP tersebut didukung sejumlah pihak, di antaranya Max Plus Apparel, Jonas Medsport, Ranksport, dan Maxima Sport Media.
Mengusung tema “Road to World Cup”, turnamen ini diikuti berbagai sekolah dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pembukaan berlangsung meriah dengan diawali senam massal bersama KORMI Garut yang diikuti ratusan peserta. Turnamen kemudian resmi dibuka oleh Presiden Hisense Indonesia, Jaton Li.
Selama lima hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi. Para peserta menunjukkan kemampuan teknik, strategi, dan mental bertanding yang mencerminkan perkembangan futsal pelajar di Jawa Barat.
Selain pertandingan utama, panitia juga menghadirkan laga eksibisi antara Patrin Garut dan Patrin Jawa Barat yang melibatkan atlet tunarungu dari Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia. Laga tersebut menjadi simbol inklusivitas dalam olahraga.
Dua pemain futsal nasional, Adom dan Bambang Bayu Setiaji, turut hadir mendampingi pertandingan eksibisi sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.
Panitia juga menggelar program Goalkeeper Battle yang didukung Jonas Medsport sebagai sarana pengembangan khusus bagi penjaga gawang muda.
Pada penutupan, Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia menilai Hisense Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem futsal yang berkelanjutan.
“Ini menjadi langkah bersama dalam mendorong pembinaan futsal sejak usia dini,” ujarnya, Senin (13/4).
Sementara itu, Branch Manager West Java Hisense Indonesia, Rendra Firman, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya futsal di Jawa Barat.
“Kami berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan futsal hingga ke level yang lebih tinggi,” katanya.
Dalam hasil akhir, SMPN 51 Bandung keluar sebagai juara pertama, disusul SMPN 1 Kota Tasikmalaya di posisi kedua. Posisi ketiga diraih MTS Persis 76 Tarogong, dan MTS Darussalam di peringkat keempat.
Untuk kategori individu, Best Coach diraih Masri (SMPN 51 Bandung), Top Scorer Giza Fitra Anugerah (MTS Darussalam), Best Player Bill Hifzhi Mawla Azzujall (SMPN 1 Kota Tasikmalaya), serta Best Goalkeeper Adli (SMPN 51 Bandung).
Ajang ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan futsal pelajar yang lebih kompetitif, inklusif, dan berdaya saing di tingkat yang lebih tinggi. (Angga)














































































































Discussion about this post