KUNINGAN, (FC).- Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, dijadwalkan mengikuti retret kepemimpinan yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 15–19 April 2026 di kawasan Glamping Borobudur Golf, Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diikuti para Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Program ini dirancang sebagai forum strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika nasional, geopolitik, serta arah pembangunan nasional.
Peserta juga akan mendapatkan pembekalan terkait pentingnya penyelarasan kebijakan daerah dengan kebijakan pusat.
Nuzul Rachdy mengatakan keikutsertaannya dalam retret tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Sinkronisasi itu penting, agar kebijakan daerah tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional,” ujarnya, Senin (13/4).
Menurutnya, keselarasan kebijakan menjadi kunci agar pembangunan di daerah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Nuzul juga tercatat pernah mengikuti program Lemhannas lainnya, yakni Kursus Pemantapan Pimpinan Regional (KPPR), bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Saat itu, ia menjadi satu-satunya Ketua DPRD yang terpilih dalam program tersebut.
Selain itu, ia juga pernah mengikuti agenda akademik di National University of Singapore (NUS) sebagai bagian dari penguatan wawasan global dalam kepemimpinan daerah.
Melalui program KPPD ini, Lemhannas menargetkan lahirnya pemimpin daerah yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, kemampuan analisis, serta adaptif terhadap dinamika pembangunan.
Diharapkan, para pimpinan DPRD yang mengikuti kegiatan ini mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang selaras dengan kepentingan nasional. (Angga)















































































































Discussion about this post