Pemerintah diharapkan untuk memberikan kebutuhan mereka selama 14 hari itu, mulai dari beras, minyak, gula, telor dan lainnya.
“Kira-kira berapa nominal bantuannya, kita belum dapat arahan. Mudah-mudahan dengan diliburkannya semua aktivitas yang berhubungan dengan orang banyak juga ditiadakan mudah-mudahan bisa berkurang,” kata Enny Suhaeni.
Dijelaskan Enny, alasan pemerintah menetapkan tanggap darurat, karena sampai hari ini dalam pengawasan 6 orang dan yang positif 1 orang, kemudian dalam pemantauan ada 72 orang.
“Karena memang di Kabupaten Cirebon sendiri itu ada beberapa orang yang keluar masuk ke Jakarta atau kota-kota lain, itu penyebabnya,” tandas Enny. (Ghofar)
Page 3 of 3














































































































Discussion about this post