KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan, H Dian Rahmat Yanuar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membenahi sektor pendidikan di daerah, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5).
Ajakan tersebut disampaikan usai memimpin upacara di Pandapa Paramartha. Bupati menegaskan, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan, namun masih terdapat sejumlah persoalan yang harus segera ditangani.
“Mulai dari rata-rata lama sekolah, pemerataan infrastruktur, hingga kualitas dan distribusi guru yang belum merata, ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Kuningan saat ini masih berada di angka 7,91 tahun. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui langkah konkret dan kolaboratif.
Menurutnya, perbaikan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat hingga peserta didik.
“Momentum Hardiknas ini harus menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Untuk mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah, Pemkab Kuningan akan memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan serta memperluas akses pendidikan yang lebih merata.
Selain itu, program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) akan dioptimalkan, termasuk pemanfaatan dukungan program dari pemerintah pusat guna menjangkau warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
Bupati juga menyoroti faktor ekonomi sebagai salah satu kendala utama akses pendidikan. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan agar masyarakat tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
“Dengan kebersamaan dan komitmen semua pihak, kami berharap kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan terus meningkat,” pungkasnya. (Angga)












































































































Discussion about this post