KOTA CIREBON, (FC).- Bank Tabungan Negara (BTN) mengandeng Real Estate Indonesia (REI) dan beberapa asosiasi pengembang lainnya menggelar pameran perumahan terbesar di Ciayumajakuning.
Pameran bertajuk BTN Property Expo 2023 ini menjadi momentum baik bagi masyarakat memiliki hunian rumah subsidi sebelum harga baru yang sudah ditetapkan pemerintah mulai diberlakukan awal tahun 2024.
Demikian disampaikan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Cirebon, Gunadi saat menyampaikan sambutan pembukaan BTN Property Expo di Atrium CSB Mall, Senin (9/10).
“Jadi ini adalah salah satu momentum bagi masyarakat untuk memiliki rumah dengan posisi harga sekarang, karena sudah bisa dipastikan per tanggal 1 Januari 2024 untuk rumah subsidi sudah ditentukan harganya akan berubah menjadi Rp166 juta, dan kemungkinan akan terjadi selisih angsuran per bulan kurang lebih sekitar Rp60 ribu sampai Rp70 ribu,” jelas Gunadi
Pameran properti di CSB kali ini diikuti oleh 23 developer ternama dengan menawarkan lebih dari 100 lokasi proyek perumahan subsidi maupun non subsidi yang tersebar di Ciayumajakuning.
BTN Cabang Cirebon menargetkan penjualan 700 unit rumah subsidi dengan nilai transaksi KPR ditargetkan mencapai Rp100 miliar selama 9 hari pameran dari tanggal 8 sampai 15 Oktober 2023 di Atrium CSB Mall.
Gunadi menyatakan optimis target transaksi KPR Rp100 miliar itu bisa tercapai selama pameran.
“Dalam kurun waktu sekitar 9 hari, kalau Rp100 miliar, berarti sehari kami punya targget Rp12 miliar. Saya pikir sangat memungkinkan sekali (target tercapai),” ungkap Gunadi.
Selama pameran, BTN memberikan berbagai kemudahan dalam proses pengajuan KPR mulai dari gratis biaya admin, gratis biaya provisi, hingga one day approval atau proses persetujuan satu hari selesai.
Selain itu, masing-masing developer peserta pameran juga menawarkan berbagai promo yang menarik khusus selama pameran, seperti promo booking 1 juta terima kunci dan sebagainya.
Gunadi mengajak masyarakat yang sedang mencari rumah, khususnya rumah subsidi untuk tidak ragu menentukan pilihannya sekarang mumpung harganya belum naik.
Harga rumah subsidi berdasarkan penetapan pemerintah saat ini masih Rp160 juta per unit.
“Jadi kita ajak masyarakat untuk menentukan pilihannya sekarang, untuk merealisasikan pilihan rumahnya sekarang,” tandasnya.
Sebab, lanjut Gunadi, tahun depan adalah tahun politik yang kemungkinan besar di tahun 2024 pameran properti tidak bisa hadir kembali di tempat ini.
“Jadi ini adalah kesempatan buat masyarakat Cirebon, milenial terutama. Kita harapkan periode pameran sekarang ini adalah penentuan untuk kita memiliki rumah untuk masa depan,” ungkap Gunadi. (Andriyana)













































































































Discussion about this post