KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan rapid tes Covid-19 terhadap 160.000 warga. Dari hasil rapid tes tersebut, angka reproduksi covid-19 di Jabar mampu ditekan dari angka sebelumnya 3 persen menjadi 0,62 persen.
Demikian paparan yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, H Uu Ruzhanul Ulum SE saat menjadi panelis dalam acara Diskusi Webinar bertema “Quovadis Ekonomi atau Kesehatan Indonesia Masa Wabah Covid 19” yang digelar oleh Harian Umum Fajar Cirebon, Rabu (3/6).
“Alhamdulillah Jawa Barat hasilnya dari awal reproduksi sampai 3 persen menurun, menurun, dan hari ini sudah 0,62 persen. Oleh karena itu di Jawa Barat sudah tidak ada lagi zona merah,” tegas Uu, sapaan akrab Wagub Jabar
Selain Wagub Jabar, acara diskusi webinar ini Fajar Cirebon menghadirkan beberapa panelis yang berkompeten di bidangnya, yaitu H. Sandiaga Uno, BBA.,MBA (Founder Oke-Oce), DR. Netty Prasetiani, M.Si (Anggota DPR RI), dan dr. M. Luthfi , SpPD.,KHOM.,FINASIM.,MMRS (Ketua Satgas Covid-19 PAPDI Cabang Cirebon.
Uu lebih lanjut mengatakan, Pemprov Jabar telah memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 2 sampai dengan tanggal 14 Juni 2020 mendatang. Berbeda dengan PSBB sebelumnya, pada PSBB kedua ini terdapat penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau yang disebut dengan New Normal.














































































































Discussion about this post