KAB. CIREBON, (FC).- Memasuki usia ke-544, Kabupaten Cirebon menjadikan momentum Hari Jadi sebagai penguat kolaborasi untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna istimewa sebagai puncak peringatan, yang sarat dengan pesan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan pentingnya menjadikan Hari Jadi sebagai titik refleksi bersama, bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, komitmen kolektif menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Sejumlah isu strategis seperti infrastruktur, pengelolaan sampah, dan layanan kesehatan masih membutuhkan perhatian serius dan percepatan penanganan.
“Kolaborasi yang kuat menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Mengusung tema “Teteg lan Tutug”, DPRD mendorong seluruh elemen untuk tetap konsisten dan tuntas dalam menjalankan program pembangunan, termasuk mengantisipasi dampak dinamika global seperti potensi inflasi energi.
DPRD Kabupaten Cirebon juga menegaskan komitmennya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan bahwa rapat paripurna ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-544. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan kinerja sesuai peran masing-masing.
Menurutnya, Hari Jadi merupakan tonggak penting dalam sejarah daerah yang harus dimaknai sebagai pijakan untuk mendorong kemajuan pembangunan sekaligus kontribusi bagi pembangunan nasional.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong penguatan sektor budaya dan ekologi sebagai arah strategis pembangunan Kabupaten Cirebon ke depan.
Potensi sejarah dan keragaman budaya dinilai mampu menjadi daya tarik wisata yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Selain itu, pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata dan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan yang terintegrasi dengan industri dan sektor wisata juga menjadi fokus penting.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Kabupaten Cirebon diharapkan mampu terus berakselerasi menuju pembangunan yang lebih maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat. (Ghofar)










































































































Discussion about this post