KAB. CIREBON, (FC).- Penghobi burung salah satunya burung perkutut merupakan warga yang menjaga kelestarian satwa dan mampu memberikan efek domino perekonomian bagi masyarakat lainnya, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rizhanul Ulum saat menyaksikan kontes perkutut Kuwu Kalimaro Cup se-wilayah III Cirebon plus Tegal dan Brebes yang berlangsung di lapang bola Desa Kalimaro, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Minggu (27/8).
Kang Uu Kepada FC menjelaskan, bahwa yang namanya pemimpin itu harus memperhatikan seluruh lapisan masyarakatnya, termasuk di antaranya komunitas pecinta burung perkutut. Menurutnya, dengan adanya penggemar burung perkutut ini sangat bermanfaat, pertama bisa melestarikan burung perkutut. Dengan adanya komunitas ini, burung perkutut dipelihara, dipentaskan dengan sebuah even seperti ini.
Menurut Uu, di samping dengan memelihara perkutut juga ada efek domino, yaitu beternak perkutut, menjual pakan, tukang kandang burung termasuk juga ada kegiatan ekonomi atau UMKM saat ada even seperti ini dan masih banyak manfaat lainnya.
Kehadirannya di tengah even kontes burung perkutut se-wilayah III Cirebon, Tegal dan Brebes ini adalah sebagai bentuk perhatian terhadap komunitas masyarakat yang harus diperhatikan, sebagai pemimpin jangan hanya memperhatikan organisasi atau profesi yang seolah kelihatan manfaatnya besar, padahal hal ini juga sangat besar manfaatnya.
“Mari lestarikan burung ini dengan cara dipelihara atau dengan cara apapun, bukan hanya para penggemar burung, tapi masyarakat biasa juga harus ikut melestarikan hewan-hewan yang ada di Jawa Barat ini,” harapnya.
Sementara, Kuwu Desa Kalimaro, Rokhmat Hidayat menjelaskan, bahwa kontes burung perkutut ini merupakan bagian rangkaian dari acara merayakan hari kemerdekaan RI ke-78, salah satunya dengan menggelar kontes perkutut, kontes perkutut tersebut bukan tanpa dasar, namun dirinya semenjak diamanatkan menjadi kuwu tertarik dengan cagar alam terutama burung perkutut, karena dirinya juga sebagai penghobi perkutut, kebenaran ada yang mengajak dari Paguyuban Perkutut Cirebon Timur (PPCT) untuk bekerja sama melalui paguyuban menggelar kontes perkutut.
Selain itu,untuk tetap menjaga ekosistem burung perkutut di alam bebas, pihaknya melepasliarkan 30 pasang ekor burung perkutut, dalam kontes burung perkutut ini diikuti oleh sekitar 270 peserta yang datang dari wilayah III Cirebon, termasuk juga dari Brebes dan Tegal.
“Ada sekitar 7 season yang dilombakan dari pemula, gacor dan lainnya. Kontes perkutut ini baru ada atau digelar di wilayah timur Kabupaten Cirebon, tadi Pak Wagub juga menyanggupi jika ke depan akan digelar kontes perkutut yang levelnya lebih luas lagi,” paparnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post