KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung bersih, transparan, dan bebas diskriminasi.
Penegasan itu disampaikan dalam deklarasi bersama dan penandatanganan pakta integritas SPMB 2026 yang melibatkan unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, hingga pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, H Imron, mengatakan seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama agar pelaksanaan penerimaan siswa baru berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.
“Kami ingin pelaksanaan SPMB berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” ujar Imron, Selasa (12/5).
Menurutnya, integritas dan koordinasi seluruh pihak sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan pendidikan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa baru.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Ronianto, menjelaskan pelaksanaan SPMB 2026 mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 serta Peraturan Bupati Cirebon Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru jenjang TK, SD, dan SMP.
Ia menyebutkan, saat ini Kabupaten Cirebon memiliki 745 SD negeri, 84 SD swasta, 80 SMP negeri, 147 SMP swasta, serta enam SMP terbuka yang tersebar di 40 kecamatan.
Untuk tahun ajaran 2026, daya tampung SMP negeri mencapai 22.450 siswa dengan 647 rombongan belajar. Sedangkan daya tampung SD negeri mencapai 43.286 siswa dengan total 1.245 rombongan belajar.
“Jumlah lulusan SD dan MI tahun ini mencapai 38.248 siswa,” kata Ronianto.
Pelaksanaan SPMB SMP negeri, lanjutnya, dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama berlangsung 18 hingga 23 Juni 2026 dengan pengumuman pada 24 Juni 2026.
Sedangkan tahap kedua berlangsung 29 Juni hingga 3 Juli 2026 dan diumumkan pada 4 Juli 2026.
Adapun jalur penerimaan meliputi jalur afirmasi keluarga tidak mampu, afirmasi disabilitas, perpindahan tugas orang tua, putra-putri guru dan tenaga kependidikan, prestasi akademik dan non-akademik, serta jalur domisili.
Ronianto juga menyebut sejumlah SMP unggulan akademik di Kabupaten Cirebon, yakni SMPN 1 Lemahabang, SMPN 1 Sumber, dan SMPN 1 Dukupuntang.
Sementara SMP unggulan olahraga meliputi SMPN 2 Palimanan, SMPN 2 Sumber, SMPN 1 Suranenggala, SMPN 1 Beber, SMPN 1 Ciledug, SMPN 1 Babakan, dan SMPN 2 Arjawinangun.
Pemkab Cirebon berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan tertib, adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post