KAB.CIREBON, (FC).- Ruas jalan poros penghubung Cirebon Girang menuju Desa Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, dikeluhkan warga akibat rusak parah dan belum diperbaiki selama lebih dari tiga tahun.
Jalan kabupaten yang menjadi akses utama menuju lokasi wisata ziarah Keramat Talun Pangeran Cakrabuana atau Mbah Kuwu Sangkan itu kini dipenuhi lubang, lumpur, dan bebatuan yang membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, Selasa (12/5), para pengendara terpaksa melaju perlahan karena kondisi jalan licin dan sempit. Di sisi kiri dan kanan jalan juga terdapat aliran sungai serta area persawahan.
Salah seorang pengendara, Jamaludin, mengatakan kerusakan jalan sudah lama dikeluhkan warga, namun hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah.
“Status jalan ini milik Pemkab Cirebon. Kondisinya rusak parah padahal menjadi akses vital menuju wisata ziarah, tetapi belum ada perbaikan,” ujarnya.
Menurutnya, warga yang kecewa akhirnya memasang spanduk bernada protes di pinggir jalan sebagai bentuk sindiran terhadap pemerintah daerah.
“Mungkin warga sudah terlalu kesal karena jalan ini lama tidak diperbaiki,” katanya.
Selain menjadi jalur menuju wisata religi, jalan tersebut juga digunakan petani untuk mengangkut hasil panen dari area persawahan sekitar.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon segera turun tangan memperbaiki jalan sebelum menimbulkan kecelakaan.
Masyarakat juga menilai pemerintah desa maupun pihak kecamatan terkesan lambat merespons keluhan warga terkait kerusakan jalan tersebut.
“Jangan sampai menunggu ada korban kecelakaan dulu baru diperbaiki,” ucap Jamaludin. (Johan)















































































































Discussion about this post