KAB. CIREBON, (FC).- Kondisi jalan poros Kecamatan penghubung Desa Pabedilan Kidul hingga Desa Tersana kondisinya rusak berat. Tercatat beberapa kecelakaan terjadi, hal itu membuat Muspika, para kuwu serta beberapa perwakilan perusahaan di Kecamatan Ciledug berembuk untuk melakukan swadaya perbaikan jalan tersebut, Rabu (1/3).
Camat Pabedilan, M Yusuf Hermawan mengungkapkan, pihaknya setelah mendapat laporan dari para kuwu dan masyarakat soal keberadaan ruas jalan antara Desa Pabedilan Kidul hingga Desa Tersana sepanjang 8 KM tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah, sementara jalur tersebut merupakan jalur padat kendaraan terutama jam kerja dari beberapa perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Pabedilan.
Kerusakan yang tak kunjung mendapatkan upaya perbaikan tersebut telah membuat banyak kecelakaan terjadi, maka salah satu upaya untuk meminimalisir angka kecelakaan, Muspika bersama kuwu-kuwu se-Kecamatan Ciledug berembuk bersama 7 perusahaan yang ada di Kecamatan Pabedilan untuk bersama ikut peduli bersama.
“Kami hanya ingin membantu menangani keluhan masyarakat untuk mengurangi angka kecelakaan di sepanjang jalan poros Kecamatan Pabedilan, sambil menunggu upaya perbaikan permanen dari DPUTR Kabupaten Cirebon,” terangnya.
Inisiatif tersebut menurut Camat, berawal adanya kepedulian tokoh masyarakat yang sekarang menjadi anggota legislatif dengan menyumbang beberapa truk urukan untuk menutup lubang-lubang yang ada di sepanjang jalan, mengingat panjangnya jalan yang harus diperbaiki maka pihaknya bersama para kuwu untuk melakukan swadaya perbaikan yang maksimal, bukan hanya pada titik tertentu saja yang akan dilakukan pengurukan, diharapkan meski belum secara maksimal perbaikan tersebut namun setidaknya bisa mengurangi kecelakaan di sepanjang jalan tersebut.
“Lubang-lubang di jalan tersebut tidak terlihat ketika hujan kerena tertutup genanga air sehingga banyak pengendara yang melintas terjebak dan terjatuh,” jelasnya.
Untuk perbaikannya nanti seperti apa, lanjut Camat, pihaknya telah menunjuk Kuwu Desa Pabedilan Kulon, Casmin sebagai ketua pelaksana, nantinya panitia pelaksana akan menggandeng konsultan dan perwakilan Dinas PUTR Kabupaten Citebon untuk mencari solusi langkah perbaikan yang akan dilakukan.
Menurutnya, ada beberapa opsi seperti pengurugan menggunakan atras, pengurugan menggunakan residu aspal pantra, dan juga hotmix.
Bahkan pihaknya telah menyerahkan kepada panitia untuk selanjutnya dikonsultasikan kepada 7 perusahaan yang ada di Kecamatan Pabedilan mengenai teknis anggaran yang dibutuhkan dan dibagi 7 perusahaan untuk pembiayaannya.
“Penanganannya seperti apa kita meyerahkan kepada panitia, konsultan dan perwakilan Dinas PUTR,” tarangnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post