INDRAMAYU, (FC).- Valve pipa gas milik Pertamina di Blok Dukuhguna, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu bocor.
Bocornya valve pipa di Sumuran Pertamina JTB 179 sempat membuat panik warga sekitar. Pasalnya, tekanan gas yang cukup tinggi disertai munculnya bau menyengat.
Karena dinilai berbahaya, akhirnya warga melaporkan kebocoran itu ke aparat setempat. Tak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek, Koramil dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Krangkeng datang ke lokasi. Dan meneruskan laporan tersebut ke Pertamina setempat.
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Paur Humas Polres Indramayu, Ipda Agus Setiawan menjelaskan, setelah menerima laporan warga, Kapolsek Krangkeng, AKP Eko Susilo bersama anggota langsung menuju lokasi.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan bersama pihak terkait menduga ada valve gas bocor pada Minggu malam sekitar jam jam 20.00 WIB.
Sedangkan lokasinya berada di Sumuran Pertamina JTB 179 instalasinya pipanya menuju SPUB.
“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, penyebab kebocoran diduga akibat kondisi valve yang sudah tua sehingga tidak mampu menahan tekanan gas yang sangat tinggi,” kata dia, Senin (7/6).
Untuk menghindari agar tidak ada warga yang mendekat, petugas pun memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Kemudian menyampaikan temuan itu kepada Pertamina agar ditindaklanjuti. Selain itu, petugas juga meminta warga di dekat lokasi kebocoran gas agar tetap tenang.
“Kerusakan valve pipa gas yang bocor itu sudah diperbaiki pihak Pertamina. Semua sudah aman ,” ucapnya. (Agus)














































































































Discussion about this post