KOTA CIREBON, (FC).- Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tingkat II b atau setara dengan kepala dinas memasuki tahapan akhir, setelah sebelumnya 23 peserta menjalani tes pemaparan makalah dan wawancara pada Rabu (23/9).
Ketua Panitia Seleksi sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Mulyadi menyampaikan, pada tes pemaparan makalah dan wawancara kali ini dilakukan secara online dan ofline.
“Kami dan asisten berhadapan langsung dengan para peserta seleksi, sedangkan tim penguji lainnya menggunakan sistem online,” ungkap Agus.
Para penguji yang menggunakan sistem online diantaranya Rektor Universitas Gunung Jati Mukartosiswoyo, Rektor Universitas Tujuh Belas Agustus Guntoro, dan mantan Sekda Hasanudin Manaf di tempat masing-masing.
“Alhamdulillah, kemarin proses sesi pertama selesai dan berjalan dengan lancar,” kata Agus Mulyadi yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Cirebon, Kamis (24/9).
Baca Juga: Pansel Umumkan 24 Calon yang Lolos akan Ikuti Seleksi Lanjutan
Gusmul mengatakan, untuk penilaiannya akan digabungkan antara online dan offline, sehingga pihaknya bisa melihat penilaian masing-masing dari tim panitia seleksi.
Dari beberapa tahapan tes seleksi ini akan dijaring kembali sampai tiga nama terbaik calon kepala dinas.
“Kami umumkan target akhir bulan sudah selesai,” ujarnya.
Tiga nama terbaik selanjutnya diajukan ke untuk direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah rekomendasi turun, lanjut Gusmul akan segera dilakukan pelantikan yang diperkirakam akan dilangsungkan pada 9 Oktober 2020.
“Untuk pelaksanaan open bidding ini, formasinya untuk ke empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terisi kepala Dinas, yaitu, ada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” tutur Gusmul.
Adapun calon Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) itu ada delapan, di Dinas Lingkungannya juga sama ada delapan calon. 4 di Dinas Sosial dan 4 di Satpol PP. (Sarrah)














































































































Discussion about this post